Usai Ancam PDIP Bakal Golput Jika Tak Dukung Ahok, Adian Tenangkan Pendukung

- Senin, 26 Agustus 2024 | 12:38 WIB
Adian Napitupulu bersama Ketua DPP PDI-P Ronny Talapessy menerima aspirasi dari pendukung Ahok atau Ahokers. (Dokumentasi tim Adian)
Adian Napitupulu bersama Ketua DPP PDI-P Ronny Talapessy menerima aspirasi dari pendukung Ahok atau Ahokers. (Dokumentasi tim Adian)

KALIMANTAN UPDATE - Usai Anies Baswedan sambangi PDI Perjuangan, suara anies melesat naik kalahkan Ahok dalam fraksi PDIP dalam perebutan pengusungan menuju kursi Gubernur Jakarta 2024.

Ahokers yang sempat berdemo bakal golput jika PDIP tak usung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada 2024.

Menanggapi hal itu, Adian Napitupulu bersama rekan dari kader PDIP lainnya bertemu massa pendemo dan duduk bersama mendiskusikan hal tersebut.

Baca Juga: Rano Karno Sempat Diduetkan Dengan Ahok, Kini Dialihkan Bersama Anies Baswedan

Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P ini mengungkapkan bahwa pendukung Ahok atau kerap dikenal Ahokers siap menerima dan mendukung keputusan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk Pilkada Jakarta 2024.

Hal itu ia sampaikan saat menerima aspirasi dari massa yang tergabung aliansi Demi Anak Generasi (DAG). Mereka mengatasnamakan Ahokers menyampaikan aspirasi di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2024).

Mulanya, massa yang beratributkan kemeja kotak-kotak dan baju berwarna merah itu meminta Megawati Soekarnoputri mengusung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi calon gubernur Jakarta 2024.

Baca Juga: Usai Soenarko Pimpin Demo Lengserkan Jokowi, Giliran Adian Ajak Pedemo Audiensi

Saat menerima mereka, Adian ditemani koleganya yang juga Ketua DPP PDI-P Ronny Talapessy. Kepada Ahokers, Adian menceritakan bahwa DPP PDI-P belum memutuskan untuk mendukung Ahok atau tokoh-tokoh lain untuk maju dalam Pilkada Jakarta.

Menurut dia, perbedaan pendapat dalam mendukung suatu calon di sebuah kontestasi itu biasa terjadi di mana saja. Namun, nantinya keputusan yang akan diambil oleh Megawati harus dipegang teguh oleh seluruh kader, termasuk Ahokers.

“Begini, begini. Ibu-ibu punya anak tak di rumah. Anaknya punya banyak keinginan, tidak? Banyak. Nah ketika Ibu-ibu memutuskan sesuatu yang mungkin berbeda dengan keinginan anaknya, apakah tujuannya untuk mencelakakan anaknya? Tidak. Nah sama, itulah yang ada di ibu kita Megawati," kata dia.

Baca Juga: Usai Dituding Main Korupsi, Megawati Soekarnoputri Kesal Dengar Ada Orang Ingin Rampas PDI Perjuangan

"Jadi ketika kita berbeda keinginan. Sampaikan. Biarkan ibu kita memutuskan. Dengan satu keyakinan, dia tidak akan memberikan yang buruk untuk kita. Dia tidak akan mencelakakan anaknya. Dia tidak akan mencelakai rakyat,” ucap Ketua Tim Pemenangan Pilkada PDI-P ini.

Menurut dia, semua kader harus percaya atas keputusan Megawati. Sebab, kata Adian, banyak hal yang sudah dilewati Megawati yang tidak dilalui para kader.

“Kenapa demikian? Percaya saja. Banyak hal yang sudah dilewati oleh ibu Megawati yang tidak kita lalui. Sakit hatinya, air matanya, keringatnya, pengorbanannya. Dia dikhianati dan sebagainya. Semuanya itu kemudian menjadikan dia menjadi seorang ibu yang menurut saya sangat bijaksana,” papar Adian.***

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X