KALIMANTAN UPDATE - Banyak cara untuk memanfaatkan media sosial, mulai dari mencari informasi, hiburan, hingga sebagai ajang untuk pamer.
Bahkan, tak jarang orang memilih untuk menunjukkan emosi yang sedang dirasakan kepada publik, misalnya dengan mengumbar kesedihan atau sadfishing.
Menurut mereka, mengumbar kesedihan di media sosial terasa asyik untuk dilakukan. Padahal, perilaku ini bisa berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain.
Baca Juga: Indonesia Kirim 29 Atlet Untuk Berlaga di Olimpiade Paris 2024, Berikut Nama-namanya
Berdasarkan yang dilansir dari Journal Moestopo, Selasa (9/7) menyebutkan bahwa, sadfishing sendiri merupakan fenomena memancing kesedihan atau istilah yang digunakan untuk menggambarkan tren perilaku dimana seseorang membuat klaim berlebihan tentang masalah emosional untuk menghasilkan simpati di media sosial, tujuannya jelas untuk mengumbar kesedihan dan mendapat dukungan atau perhatian dari follower-nya.
Namun, alih-alih mendapat simpati, tak jarang juga pengguna media sosial yang melakukan sadfishing justru menerima cemoohan dan komentar negatif lainnya, bahkan mengarah kepada bullying.
Dan jika berlangsung secara terus-menerus, hal ini justru berbahaya bagi kesehatan mental para pelaku sadfishing ini.
Baca Juga: Jadwal Final Euro 2024, Disertai Rekap Hasil Pertandingan Hingga Top Skor
Berdasarkan yang dilansir dari situs resmi Sampoerna Academy, Selasa (9/7) disebutkan bahwa ada beberapa kemungkinan risiko yang dapat timbul ketika melakukan sadfishing, yaitu sebagai berikut:
1. Tidak Bisa Mengendalikan Diri
Orang yang melakukan sadfishing cenderung tidak bisa mengendalikan diri atau emosinya. Hal ini dapat berakibat pada bagaimana interaksi sosialnya dengan orang lain.
2. Tidak Mendapatkan Respon Berujung Frustasi dan Kecewa
Terlalu banyak mengumbar kesedihan dan mengekspresikan kesedihan tanpa kenal waktu, ini bisa membuat orang lain jadi enggan atau jaga jarak untuk tidak memberikan bantuan. Mengekspresikan kesedihan namun tidak kunjung mendapatkan bantuan yang diharapkan bisa berujung pada munculnya rasa frustasi dan kecewa.
Artikel Terkait
Viral Seorang Ibu Marah dan Minta Uang Dikembalikan Hanya Gegara Beli Susu Kotak Tidak Dingin
KPK Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Proyek Shelter Tsunami di NTB, Ada Penyelenggara Negara dan BUMN
Perkuat Fungsi APIP, Mendagri Tito Karnavian Terus Tunjukkan Komitmen Kuat Cegah dan Berantas Korupsi di Pemerintahan Daerah
Momen Hari Ulang Tahun Berujung Tragis, Ketua OSIS Tewas Kesentrum Saat Diceburkan Teman-temannya
Profil dan Biodata Harashta Harifa Zahra, Wanita Pertama di Indonesia Raih Gelar Miss Supranational 2024
Kenza Layli Dinobatkan Sebagai Juara Kontes Kecantikan AI, Sosok Hijaber Cantik Asal Maroko Ini Jadi Miss AI Pertama di Dunia
TKW Indonesia Sempat Dikabarkan Hilang Saat Merantau ke Jepang, Ternyata Diamankan Pihak Imigrasi Karena Didapati Bawa Narkoba 1,5 kg
Tren PRP Vampire Facial Kalangan Wanita Muda, Perawatan Ingin Kulit Mulus dan Glowing
Tren Perawatan Kesehatan dan Kecantikan, Indonesia dan Thailand Kolaborasi Lewat Thailand Healthcare and Beauty Business Matching 2024
Oknum Sekdes Diduga Mesum Dengan Ipar, Aksi Dua Sejoli Sempat Diciduk Warga
Daftar Bank Digital Terbaik di Indonesia
Daftar Dompet Digital Terbaik di Indonesia
Mengenal Katarina Stalin Jadi Sorotan Publik, Pemain Diaspora Bakal Memperkuat Tim Garuda Pertiwi Muda
Sosok Sri Antika Rusli Eks Caleg PPP Ditangkap Usai Didapati Konsumsi Narkoba