Penyebab Angka Pernikahan Menurun di Indonesia, Wanita Mandiri Lebih Banyak Tapi Pria Mapan Sedikit?

- Selasa, 29 Oktober 2024 | 19:47 WIB
Ilustrasi pernikahan (Freepik)
Ilustrasi pernikahan (Freepik)

KALIMANTAN UPDATE - Menurut Data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pernikahan di Indonesia turun 128 ribu dibandingkan 2022 menjadi 1,6 juta tahun lalu.

Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga atau FISIP UNAIR Bagong Suyanto menilai, jumlah perempuan mandiri yang meningkat menjadi salah satu alasannya.

Data BPS 2024 menunjukkan angka pernikahan di Jakarta turun 4.000, Jawa Barat 29 ribu, Jawa Tengah 21 ribu, dan Jawa Timur sekitar 13 ribu. Secara keseluruhan di Indonesia, jumlah perkawinan turun 28,63% dalam 10 tahun terakhir.

Baca Juga: Cek Fakta: Aturan Larangan Pelaksanaan Pernikahan di Hari Libur Viral di Media Sosial?

Bagong Suyanto menilai salah satu penyebab penurunan angka pernikahan yakni  semakin terbukanya peluang perempuan untuk mengembangkan potensi diri.

"Angka itu turun karena kesempatan perempuan untuk bersekolah dan bekerja semakin terbuka lebar. Ketergantungan perempuan juga menurun," kata Bagong dikutip dari laman resmi UNAIR.

Angka persentase perempuan sebagai tenaga profesional menurut data BPS sebagai berikut:

Baca Juga: Soroti Pernikahan Dini Sering Terjadi di Indonesia, Kemenag Buka Suara

2010: 44,02%

2011: 45,75%

2012: 45,22%

2013: 44,82%

2014: 45,61%

Baca Juga: Tren Pernikahan Dini Alami Penurunan, BKKBN: Perlu Dikritik Itu Hubungan Seks Meningkat

2015: 46,03%

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: Katadata

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Perkembangan Alat Komunikasi Dari Masa ke Masa

Selasa, 8 Oktober 2024 | 18:13 WIB
X