KALIMANTAN UPDATE - Kelompok militer Yaman, Houthi mengumumkan keberhasilan pihaknya menangkap jaringan mata-mata Israel-Amerika Serikat yang menyamar sebagai personel PBB.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Houthi menjelaskan bahwa jaringan itu berafiliasi dengan CIA dan telah melakukan aksi spionase selama bertahun-tahun di Yaman.
Kebusukan mereka terbongkar setelah Houthi menahan 11 staf PBB pekan lalu. Dikatakan bahwa para pelaku menyembunyikan aksi mereka dengan kedok bekerja di organisasi internasional dan badan-badan PBB.
Baca Juga: Deretan Koruptor Termuda di Indonesia, Sang Juara Dipegang Nur Afifah Balqis
“Jaringan mata-mata Amerika-Israel ditangkap,” bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip dari AFP pada Selasa (11/6).
Pada Jumat (7/6), PBB melaporkan penculikan 11 stafnya di beberapa wilayah Yaman, termasuk enam anggota Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia.
Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengatakan puluhan pegawai badan-badan PBB dan organisasi internasional lainnya ditahan sebagai bagian dari kampanye penculikan besar-besaran Houthi.
Baca Juga: Enam Oknum Polisi Digrebek Dalam Kamar Hotel Diduga Ingin Pesta Sabu, Ada Polwan Terlibat
Organisasi Hak Asasi Manusia Mayyun Yaman mengatakan setidaknya 18 orang ditahan dalam penangkapan massal yang terjadi di ibu kota Sanaa, pelabuhan utama Hodeida, Amran dan Saada, benteng tradisional Houthi.
Kelompok Houthi menguasai Sanaa pada bulan September 2014, yang memicu intervensi militer pimpinan Arab atas nama pemerintah pada bulan Maret berikutnya.
Sejak November, mereka telah melancarkan sejumlah serangan drone dan rudal yang menargetkan kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden, sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina atas perang Gaza.***
Artikel Terkait
Merasa Kecewa Rakyat Bisa Disuap, Amien Rais Sebut Tak Masalah Pilpres Kembali Ditentukan MPR
Dugaan Karyawannya Lakukan Bullying Verbal, Perusahaan DCFX Viral di Media Sosial
Sejarah Singkat Dibentuknya Hari Dunia Menentang Pekerja Anak Diperingati Setiap 12 Juni
Singgung Negara Super Power, Prabowo: Negara yang Anggap Dirinya Modern dan Beradab Bisa Langgar Hukum Humaniter
Disela-sela KTT Yordania 2024: Amerika Serikat dan Prabowo Bertemu, Bahas Apa?
Lowongan Pekerjaan Banyak Dicari Era AI
Klarifikasi Ashanty Soal Musik Hingga Walkout Anang and Friends Saat Disorakin Penonton Bawa Indonesia Pusaka Usai Laga Timnas Indonesia vs Filipina
PKB Buka Opsi Duet Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep di Pilgub Jakarta 2024
Zodiak Hari Ini, 12 Juni 2024 Lengkap: Hari Positif Bagi Libra dan Scorpio
Review Film Paku Tanah Jawa (2024), Banyak Hal Terlihat Dipaksakan dan Plot Dibawa Biasa-biasa Saja
Review Film The Watcher (2024), Banyak Misteri Dibuat yang Justru Bikin Memuakkan