Dikabarkan Hilang, Ternyata Dibunuh Ibu Tiri dan Jasad Bocah 6 tahun Terbungkus Karung

- Jumat, 23 Agustus 2024 | 18:01 WIB
 Ahmad Nizam Alfahri semasa hidup. Bocah 6 tahun di Pontianak Selatan tersebut ditemukan sudah meninggal di dalam karung. Ia diduga dibunuh ibu tiri-nya. (Instagram @lambe_turah)
Ahmad Nizam Alfahri semasa hidup. Bocah 6 tahun di Pontianak Selatan tersebut ditemukan sudah meninggal di dalam karung. Ia diduga dibunuh ibu tiri-nya. (Instagram @lambe_turah)

KALIMANTAN UPDATE - Kasus pembunuhan di Pontianak Kalimantan Barat (Kalbar) menyita perhatian publik, pasalnya korban masih berusia 6 tahun dan pelaku ternyata ibu tirinya.

Adapun sosok korban masih berusia 6 tahun yang diketahui bernama Ahmad Nizam ini ditemukan jasadnya terbungkus karung di bagian samping belakang rumahnya, di Gang Purnama Agung 7, Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis (22/8/2024) malam.

Sebelumnya Nizam sempat dilaporkan hilang oleh orang tuanya, Foto Nizam mengenakan seragam sekolah juga viral di media sosial sejak Senin (19/8/2024).

Baca Juga: 4 Hal Yang Perlu Diketahui Dibalik Tewasnya Moumita Debnath, Dokter Muda India Didapati Kekerasan Fisik Hingga Banyaknya Sperma Dalam Tubuhnya

Alih-alih hilang, Nizam ternyata menjadi korban pembunuhan keji oleh ibu tirinya. Kasus ini terungkap dari kecurigaan warga serta kejanggalan pengakuan pelaku berinisial IC tersebut.

 

Ketua RT setempat Yana mengatakan pelaku sebelumnya sempat mengarang cerita soal hilangnya Nizam, bahkan disebut menjadi korban penculikan hingga membuat laporan ke pihak kepolisian.

Yana mengungkapkan, jasad Ahmad Nizam ditemukan pada waktu magrib, yakni setelah terduga pelaku yang merupakan ibu tiri korban mengakui ke suaminya bahwa korban sudah tewas.

Baca Juga: Usai Viral Kerap Bikin Konten Siswi Kenakan Seksi dan Menggoda di Akun Media Sosialnya, Guru SMP di Bali Minta Maaf

"Jasad korban ditemukan dalam keadaan terbungkus karung ditutupi jas hujan. Setelah karung dibuka jasad korban sudah membengkak dalam keadaan meringkuk," ungkapnya.

Seusai jasad korban ditemukan, petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi serta mengumpulkan barang bukti. Jenazah Nizam dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak guna pemeriksaan mendalam.

Sementara itu, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirkrimum) Polda Kalbar AKBP Harry Yudha Siregar mengungkapkan pelaku sempat mengatakan ke suaminya bahwa korban dibawa lari oleh seseorang.

Baca Juga: Kesal Terus Jualan Live di Media Sosial, Pria di Tangerang Aniaya Istri

"Ayah dari almarhum sempat mencari memang anak ini tidak ada di tempat. Dibilang oleh istrinya bahwa anaknya itu ada yang membawa pergi," kata Harry ditemui di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak.

Harry mengatakan ayah korban kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah. Kecurigaan timbul ketika tercium bau tak sedap di lokasi kejadian.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: beritasatu.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Oknum ASN Diduga Lecehkan Nabi Dengan Sebutan Germo

Selasa, 27 Agustus 2024 | 13:01 WIB
X