KALIMANTAN UPDATE - Tim kuasa hukum Kusnadi selaku staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto melaporkan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyita handphone (hp) klien mereka ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.
Penyitaan dilakukan ketika Hasto sedang menjalani pemeriksaan terkait dugaan suap eks kader PDI-P Harun Masiku, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Laporan disampaikan atas nama Kusnadi yang digeledah oleh penyidik.
“Hari ini melaporkan penyidik atas ketidakprofesionalan melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap barang milik saudara Kusnadi dan Sekjen PDI-P Mas Hasto Kristiyanto,” kata kuasa hukum Kusnadi dan Hasto, Ronny Talapessy saat ditemui di Gedung KPK lama, Jakarta, Senin (10/6/2024) malam.
Baca Juga: Hasto Bakal Diperiksa KPK Terkait Harun Masiku
Menurut Ronny, saat itu Kusnadi tengah duduk di depan lobi Gedung KPK. Semantara, Hasto menjalani pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK.
Kusnadi kemudian didatangi penyidik bernama Rossa Purba Bekti yang mengenakan masker dan topi. Ia menyampaikan bahwa Kusnadi dipanggil Hasto.
Anak Hasto itu spontan masuk ke Gedung KPK dan naik ke lantai dua, tempat pemeriksaan dilakukan. Di lantai dua itulah penyidik menggeledah dan menyita satu Hp milik Kusnadi, dua Hp milik Hasto, dan buku catatan Hasto.
Baca Juga: Tak Sabar Ingin Pindah ke IKN, Mendagri Tito Karnavian: Saya Pribadi Sudah Tidak Sabar Ingin Kesana
“Di sini kita mau sampaikan bahwa telah terjadi ketidakprofesionalan, karena kami menduga, dengan cara kami sampaikan bahwa Saudara Kusnadi seperti dijebak,” ujar Ronny.
Ronny juga menyinggung aturan Pasal 38 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang menyebut penyitaan harus menyertakan izin Pengadilan Negeri setempat.
Jika dalam kondisi terpaksa, kata Ronny, penggeledahan bisa dilakukan besok. Namun, saat itu kondisinya dinilai tidak mendesak.
Baca Juga: KPK Hingga Kepolisian Mulai Pantau PPDB 2024, Ada Apa?
“Karena saudara Kusnadi ini sedang mendampingi dan tidak dalam keadaan buron atau apa,” tutur Ronny.
Ronny yang ditemani Johannes Tobing kemudian masuk ke Gedung KPK lama, tempat Dewas berkantor untuk menyampaikan laporan. Namun, Gedung KPK lama sudah sepi dan hanya ada security di lantai satu.
Ronny kemudian menyerahkan berkas laporan tersebut berikut surat kuasa dari Kusnadi agar diberikan kepada pihak resepsionis.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Culik 4 Turis Asal Malaysia dan China, Pelaku Sempat Aniaya Korban Hingga Minta Uang Tembusan
Dampak Sering Minuman Kemasan, Tren Kalangan Muda Alami Hemodialisa yang Meningkat
Oknum Caleg Nasdem Diduga Perkosa Anak Dibawah Umur
Hasil Final Indonesia Open 2024: China Dominan Raih Podium Juara, Disusul Korea Selatan dan Denmark Tampil Gemilang
Kabar Jadwal Seleksi CPNS Buka Juni atau Agustus 2024 Viral di Media Sosial, BKN Buka Suara
Agenda 17 Agustus 2024: Jokowi dan Prabowo Bakal Upacara Kemerdekaan RI ke IKN, Ma'aruf Amin dan Gibran di Jakarta
Jadwal Timnas Indonesia vs Filipina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
Tren Makeup Douyin Ala China Layaknya Seperti Boneka
Prabowo Tiba di Bandara Yordania Untuk Hadiri KTT Soal Kemanusiaan di Gaza
Zodiak Hari Ini, 10 Juni 2024 Lengkap: Cobalah Lebih Tenangkan Pikiranmu Gemini, Ini Hari Gembiramu Cancer
Video Sekelompok Remaja Wanita Diduga Ejek Korban Palestina di Restoran Pro Israel Viral di Media Sosial
Bahas Kemanusiaan di Gaza, Prabowo dan Abullah bin Al Hussein Bertemu di Amman Yordania
Viral Oknum Jemaah Ibadah Haji Mulai Joget TikTok Hingga Bermain Game
Link Baca Manga Chainsaw Man Chapter 168 Sub Indo