Diperingati Setiap 1 September, Kenali Sejarah dan Tema Hari Polwan Indonesia 2024

- Minggu, 1 September 2024 | 11:22 WIB
Hari Polisi Wanita, 1 September 2024.  (tangkapan layar Instagram/@Polwan_Official)
Hari Polisi Wanita, 1 September 2024. (tangkapan layar Instagram/@Polwan_Official)

KALIMANTAN UPDATE - Setiap 1 September di Indonesia diperingati Hari Polisi Wanita (Polwan), dimana tahun ini jatuh pada hari Ahad/Minggu.

Tahun ini juga Polwan sudah masuk ke-76 tahun, pada awalnya aparat anggota keamanan wanita ini terbentuk atas hasil dari inisiatif organisasi wanita dan organisasi wanita Islam di Bukittinggi yang mengusulkan kepada pemerintah agar perempuan dapat ikut serta dalam pendidikan kepolisian.

Tema yang diusung dalam memperingati hari jadi Polwan 2024 adalah "Polwan presisi mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia emas"

Adapun Hari Polwan 2024 ini diperingati dengan berbagai kegiatan, seperti donor darah hingga gatur lalin.

Baca Juga: Wanita Muda Labrak Polwan Diduga Berselingkuh Dengan Calon Suaminya, Kapolres OKI Buka Suara

Sebelum tahun 1948, wanita tidak diperbolehkan mengikuti pendidikan kepolisian ataupun menjadi anggota polisi. Saat itu, tugas polisi hanya dilaksanakan oleh laki-laki.

 

Tapi dengan berjalannya waktu dan juga kontribusi pihak-pihak wanita yang meminta perempuan ingin ikut andil sebagai anggota kepolisian, maka pada 1 September 1948 lahirlah Polwan.

Sejarah Hari Polwan

Hari lahir Polwan bermula pada tahun 1948 ketika polisi kesulitan memeriksa fisik korban, tersangka maupun saksi wanita dalam penanganan sebuah kasus. Oleh karena itu, polisi kerap meminta bantu kepada para istri polisi dan pegawai sipil wanita untuk melaksanakan tugas pemeriksaan fisik.

Baca Juga: Mengenal Putri Sirty Cikita Jadi Viral di Media Sosial, Sosok Polwan Cantik Viral Gegara Diduga Interogasi Orang Makan Dengan Cara Tak Baik

Organisasi wanita dan organisasi wanita Islam di Bukittinggi kemudian berinisiatif mengajukan usulan kepada pemerintah agar wanita ikut serta dalam pendidikan kepolisian.

Usulan itu kemudian disetujui oleh cabang Djawatan Kepolisian Negara untuk Sumatera yang berkedudukan di Bukittinggi agar memberikan kesempatan kepada wanita pilihan untuk dididik menjadi polisi.

Pada tanggal 1 September kemudian secara resmi diikutsertakan 6 siswa wanita dalam pendidikan inspektur polisi. Berikut nama-nama wanita pilihan untuk menjadi polwan pertama tersebut: Mariana Saanin, Nelly Pauna, Rosmalina Loekman, Dahniar Sukotjo, Djasmainar, dan Rosnalia Taher

Keenam wanita tersebut akhirnya mulai mengikuti pendidikan inspektur polisi bersama dengan 44 siswa laki-laki di SPN Bukittinggi. Sejak saat itulah ditetapkan tanggal 1 September sebagai hari lahirnya polisi wanita.

Baca Juga: Aksi Demonstran Mendadak Aman dan Kondusif Usai Sejumlah Polwan Cantik Bagikan Air Minuman dan Makanan Ringan

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: detiksulsel.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X