Gerindra Respon Soal Jusuf Kalla Beri Pesan ke Prabowo Pilih Mendikbud Harus Ngerti Bidang Pendidikan

- Senin, 9 September 2024 | 12:22 WIB
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati.(Dok/dpr.go.id)
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Rahayu Saraswati.(Dok/dpr.go.id)

KALIMANTAN UPDATE - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla belakangan mengkritik kinerja Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim soal jarang turun ke daerah-daerah hingga ngantor.

Jusuf Kalla pun tak lupa memberikan pesan kepada Prabowo mendatang untuk tidak memilih Menteri asal-asalan, apalagi tak paham bidang yang dijabatinya.

Menanggapi hal itu Partai Gerindra melalui Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati, memastikan bahwa presiden terpilih Prabowo Subianto akan mencermati latar belakang dan kapasitas setiap orang yang akan ditunjuk sebagai menteri.

Baca Juga: Saat Diwawancarai Media Asing Bloomberg, SBY Berharap Masa Pemerintahan Prabowo Lebih Banyak Pro Rakyat

"Semua calon-calon menteri, itu kenapa butuh waktu yang cukup lama, karena pasti akan dilihat dari kapasitas, akan dilihat dari latar belakangnya full ya," ujar Sara di Djakarta Theater, Jakarta, Minggu (8/9/2024).

Sara menjelaskan, mereka yang menjadi menteri harus mampu mengeksekusi program serta visi dan misi Prabowo-Gibran. Selain itu, menteri di kabinet Prabowo-Gibran mendatang juga mesti memahami jalannya birokrasi.

"Semua itu harus dipertimbangkan ya. Siapa yang jadi (menteri), kita enggak tahu, kita lihat saja. H-5 menit juga bisa berubah," ujar Sara. Dikutip dari Tribunnews.

Baca Juga: Jokowi Perkenalkan Prabowo ke Paus Fransiskus Sebagai Presiden Terpilih RI

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyebut menteri pendidikan selama ini adalah orang yang hebat dan memiliki prinsip pendidikan Indonesia, seperti Ki Hajar Dewantoro, Soemantri, Syarief Thayeb, Daoed Joesoef, hingga Fuad.

Namun JK justru mengulas kinerja Nadiem Makarim yang menurutnya tidak memiliki pengalaman di bidang pendidikan.

Selain itu, JK menyebut Nadiem jarang ke kantor hingga tidak pernah blusukan ke daerah-daerah.

Baca Juga: Soal Pengaruh Pilkada Hingga Gabung ke Pemerintahan Prabowo, Habib Rizieq Shihab Beri Jawaban

"Ada kemudian Mas Nadiem, yang tidak punya pengalaman guru, bidang pendidikan, tidak pernah datang ke daerah, jarang ke kantor," ujar JK.

Adapun hal itu disampaikan Jusuf Kalla saat menjadi pembicara diskusi bertema pendidikan disiarkan di kanal YouTube TV Parlemen.***

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X