Alasan Jokowi Larang Bukber Antar Pejabat Hingga ASN: Buntut Pejabat Gaya Hidup Mewah Kian Disoroti Publik

- Sabtu, 25 Maret 2023 | 11:41 WIB
Foto: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Instagram @jokowi)
Foto: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Instagram @jokowi)

KALIMANTAN UPDATE - Sempat memicu pro dan kontra dari berbagai pihak pejabat hingga ASN atas pelarangan bukber bersama arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Arahan tersebut tertuang dalam surat Sekretaris Kabinet Indonesia pada Rabu 22 Maret 2023.

Surat yang bernomor 38 /Seskab/DKK/03/2023 tentang arahan terkait penyelenggaraan buka puasa bersama yang diteken Sekretaris Kabinet Pramono Anung pada 21 Maret 2023.

Baca Juga: Hindari Kemacetan Saat Arus Mudik, Pemerintah Putuskan Cuti Besama Lebaran Dimajukan Mulai 19 April 2023

Itu juga ditujukan kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Badan/Lembaga.

Melalui ungkapan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjelaskan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang pejabat pemerintah atau ASN untuk menggelar buka bersama.

Penyebabnya, pejabat pemerintah sedang disorot tajam oleh masyarakat akibat gaya hidup mewah.

Baca Juga: Wanita Muda Ditemukan Tewas Dalam Kondisi Terbakar di Kebun Sidondo

"Yang tidak kalah pentingnya adalah saat ini aparat sipil negara, pejabat pemerintah sedang mendapatkan sorotan yang sangat tajam dari masyarakat," kata Pramono Anung lewat tayangan video Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2023).

Oleh karena itu, Jokowi memberi arahan agar jajaran pemerintah ASN untuk berbuka puasa dengan pola hidup sederhana.

Tidak perlu mengundang para pejabat untuk buka puasa bersama.

"Sehingga dengan demikian intinya adalah kesederhanaan yang selalu diberikan oleh contoh Presiden itu merupakan acuan yang utama," terang Pramono.***

 

Editor: Syaifullah

Sumber: merdeka.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X