Atlet Indonesia Berhasil Bawa Pulang Medali di IFSC Piala Dunia Panjat Tebing 2024 Seol Korea Selatan

- Sabtu, 5 Oktober 2024 | 07:54 WIB
Rajiah Salsabillah raih medali perak di Piala Dunia Panjat Tebing 2024. (Dok. FPTI)
Rajiah Salsabillah raih medali perak di Piala Dunia Panjat Tebing 2024. (Dok. FPTI)

KALIMANTAN UPDATE - Atlet Indonesia berhasil sabet dua medali di IFSC Climbing World Cup Seoul 2024 atau Piala Dunia Panjat Tebing 2024 di Seoul, Korea Selatan, Jumat (4/10).

Persembahan medali itu ditorehkan Rajiah Salsabillah dan Kiromal Katibin.

Rajiah Salsabillah meraih medali perak dari nomor speed putri dengan waktu 8,08 detik, setelah kalah dari atlet Tiongkok Zhou Yafei yang mencatatkan waktu 6,78 detik.

Rajiah mengalami slip sebelum mencapai garis finis, namun ia menjadi satu-satunya atlet perempuan Indonesia yang meraih medali dalam kompetisi ini. Sedangkan medali perunggu diraih Lijuan Deng dari Tiongkok.

Baca Juga: Bermain Imbang Lawan Yaman, Indonesia Unggul Poin dan Berhasil Kantongi Tiket ke Putaran Final AFC U20 2025

Kiromal Katibin raih medali perunggu di IFSC Climbing World Cup Seoul 2024 atau Piala Dunia Panjat Tebing 2024 di Seoul, Korea Selatan. (Dok. FPTI)
Kiromal Katibin raih medali perunggu di IFSC Climbing World Cup Seoul 2024 atau Piala Dunia Panjat Tebing 2024 di Seoul, Korea Selatan. (Dok. FPTI)

Di kategori putra, Kiromal Katibin meraih medali perunggu setelah mengalahkan Matteo Zurloni dari Italia di small final. Kiromal mencatatkan waktu 4,99 detik, sementara Zurloni mencatatkan waktu 8,93 detik setelah beberapa kali slip.

Medali emas di kategori putra diraih oleh Wang Xishang dari Tiongkok, sementara Amir Maimuratov dari Kazakhstan meraih medali perak. Wang mengalahkan Amir di final besar dengan waktu 6,23 detik, sedangkan Amir mencatatkan waktu 10,60 detik.

Kabid Pembinaan Prestasi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sekaligus manajer tim, Ichal Umarrela mengapresiasi seluruh penampilan atlet dan raihan pada IFSC Climbing World Cup Seoul 2024, terutama karena empat atlet putra dan lima atlet putri berhasil masuk final.

Baca Juga: Telan Kekalahan 18-1 Atas Klub Sepakbola Jepang Urawa Reds Ladies, Pelatih Timnas Wanita Indonesia Bangga

Meskipun hanya dua atlet yang meraih medali, keberhasilan ini menunjukkan persaingan yang ketat di antara atlet dari berbagai negara.

Faktor cuaca di Seoul, yang mencapai 14 derajat Celsius, menurutnya juga mempengaruhi performa para atlet. Namun, FPTI berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembinaan agar atlet bisa lebih siap menghadapi kompetisi di tahun depan.

IFSC Climbing World Cup Seoul 2024 adalah seri terakhir dalam rangkaian piala dunia panjat tebing sehingga dan rangking dunia tahun ini bisa diketahui.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X