Tanggapan Hashim dan Puan Soal Pertemuan Prabowo Megawati

- Jumat, 4 Oktober 2024 | 20:33 WIB
Prabowo bertemu Megawati. (inews.id)
Prabowo bertemu Megawati. (inews.id)

KALIMANTAN UPDATE - Pertemuan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri masih belum memiliki kejelasan.

Meskipun keduannya belakangan ini sama-sama saling ingin bertemu, usai kontestasi Pilpres 2024 sebelumnya.

Pertemuan itupun turut ditanggapi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo dan Ketua DPR Terpilih 2024-2029 Puan Maharani.

Baca Juga: Kembali ke Komisi IV DPR, Titiek Soeharto Pastikan Kawal Swasembada Pangan Bersama Pemerintahan Prabowo Subianto

Hashim menyebut bahwa kakaknya, Prabowo Subianto telah menunggu selama dua tahun untuk bertemu dengan Megawati Soekarnoputri.

Pernyataan itu disampaikan Hashim usai menghadiri prosesi pelantikan anggota DPR di kompleke parlemen, Selasa (1/10). Anak Hashim, Rahayu Saraswati masuk dalam daftar 580 anggota DPR yang terpilih.

"Bapak Prabowo sudah menunggu dua tahun, dua tahun," kata Hashim. Dikutip CNN Indonesia.

Baca Juga: Puan Maharani Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPR RI 2024-2029

 

Namun begitu, Hashim tak menjawab lebih banyak soal apakah keduanya dipastikan bakal bertemu. Termasuk soal kabar pertemuan akan digelar sebelum pelantikan Prabowo sebagai Presiden pada 20 Oktober mendatang.

Disisi lain, Puan Maharani juga menanggapi pertemuan keduannya memungkinkan akan segera berlangsung sebelum pelantikan pada tanggal 20 Oktober mendatang, sekaligus menyikapi bergabungnya Partai Banteng Merah ini ke kabinet Prabowo Subianto.

“Insyaallah,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Kamis, 3 Oktober 2024. Seperti dikutip Tempo.

Baca Juga: Isu Tak Jabat Menkominfo Lagi Hingga Jika Ada Ditawarkan Masuk Kabinet Prabowo, Budi Arie: Kalau Semua Saya Cocok Kecuali Menteri Agama Ya Hehehe

 

“Yang terbaru semuanya beliau berdua sama-sama berkeinginan untuk bertemu secepatnya,” lanjut ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: Tempo, CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X