KALIMANTAN UPDATE - Kementerian Agama (Kemenag) resmikan peralihan status 10 Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPPK) dari Swasta ke Negeri.
Peresmian ini dilakukan melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organisasi Tata Kerja Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen.
Ini juga bagian salah satu visi Kemenag. Terutama dalam meningkatkan aksesibilitas, kualitas dan tata kelola pendidikan keagamaan Kristen di Indonesia.
Baca Juga: Soroti Pernikahan Dini Sering Terjadi di Indonesia, Kemenag Buka Suara
Selain itu, hal ini juga menjadi upaya untuk mencapai target pembangunan sumber daya manusia berkualitas yang dilandasi keimanan menuju Indonesia Emas 2045.
Kian fokus dengan masalah pendidikan, Kemenag memperhatikan tiga isu utama yang menjadi tantangan. Yakni aksesibilitas, kualitas, dan toleransi.
Kehadiran PMA Nomor 23 Tahun 2024 tentu mendapat sambutan yang baik oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Jeane Marie Tulung. Ia menyebutkan kini sekolah keagamaan kristen bertambah dari 3 menjadi 13.
Baca Juga: Tak Hanya Islam, KUA Nantinya Bakal Jadi Tempat Menikah Bagi Semua Agama
Adapun 10 sekolah pendidikan agama Kristen yang beralih status terdiri dari berbagai jenjang, sebagai berikut:
SMTK Negeri Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur
SMTK Negeri Timor Tengah Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur
SMAK Negeri Kupang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur
SMAK Negeri Sumba Timur, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
SMTK Negeri Kepulauan Yapen, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua
SMPTK Negeri Manokwari, Kabupaten Manokwari, Papua Barat
SMPTK Negeri Teluk Wondama, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat
SMPTK Negeri Raja Ampat, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya
SMPTK Negeri Sorong, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya
SMPTK Negeri Sorong Selatan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya.
Dengan beralihnya status, 10 sekolah ini akan menerima dukungan fasilitas, anggaran, dan peningkatan mutu pendidikan sesuai standar nasional.
Dirjen Jeane juga akan memastikan sekolah ini bisa mendukung siswa untuk lebih giat belajar dan siap berkontribusi bagi bangsa Indonesia.***
Artikel Terkait
Profil Mirjeta, Sosok Gadis Cilik Blasteran Indonesia Swiss Kian Jadi Sorotan Publik
Wanita Berjilbab Diduga Maling iPhone, Pelaku Sempat Mengaku Ingin Kembalikan ke Pemilik Usai Kedok Ketahuan
Usai Sejumlah Tokoh Dipanggil di Kertanegara, Prabowo Berikan Pembekalan Calon Menteri di Hambalang
Pertimbangkan Opini Dari Amerika Serikat, Israel Tidak Jadi Serang Fasilitas Nuklir dan Minyak di Iran
Sosok Shaaban al-Dalou, Pemuda Palestina Berusia 20 Terbakar Hidup-hidup Usai Serangan Dahsyat Israel di Rumah Sakit Gaza
Usai Timnas Indonesia Kalah Atas China, Netizen Ramai Salahkan Shin Tae Yong
Kembali Viral, Video Yanti TKW Saat VC Jadi Buruan Warganet
Usai Viral Joget Erotis Dipanggung Hiburan Rakyat Massa Kampanye Cagub di Palu Sulteng, Kini Dua Biduan Meminta Maaf
Saling Serang Prancis dan Israel, Usai Kedua Kalinya Macron Larang Perusahaan Israel Berpartisipasi Pameran Senjata AU
Merasa Terancam dan Ogah Tanding Ulang di Jakarta, Federasi Sepakbola Bahrain Minta Pindah Lokasi Netral