Mengenal Cherry Lai Jadi Viral di Medai Sosial, Dugaan Istri CEO Brandoville Studios Ini Sering Lakukan Kekerasan Terhadap Karyawannya

- Minggu, 15 September 2024 | 13:01 WIB
Co-owner Brandoville Studios, Cherry Lai diduga bersikap rasis kepada pegawainya yang etnis Tionghoa (Kolase  x / @BakwanGaringIDL / Freepik )
Co-owner Brandoville Studios, Cherry Lai diduga bersikap rasis kepada pegawainya yang etnis Tionghoa (Kolase x / @BakwanGaringIDL / Freepik )

KALIMANTAN UPDATE - Nama Cherry Lai sempat jadi trending topic di X soal dugaan kekerasan terhadap karyawan-karyawannya.

Kabar itu dibagikan akun di X @Bisher_d790 pada Senin (9/9) lalu yang membeberkan adanya dugaan kekerasan yang dilakukan Cherry terhadap karyawan-karyawan di sebuah studio game bernama Brandoville Studios.

Sosok Cherry Lai dan Ken Lai Owner Brandoville Studios
Sosok Cherry Lai dan Ken Lai Owner Brandoville Studios (X/CherryLai2020)
Ia membagikan sebuah tautan Canva yang berisikan runtutan cerita dari salah satu korban berinisial C. Ia merupakan seniman dan mantan karyawan Brandoville Studios yang mendapatkan kekerasan verbal dan fisik, eksploitasi, pemerasan, diskriminasi, dan perlakuan-perlakuan buruk lainnya selama bekerja di bawah kepemimpinan Cherry Lai.

Baca Juga: Cerita Ipin Tasripin Kaget Dana Pensiunannya Masuk Senilai Rp 7,8 miliar, Sempat Gemetar dan Cemas

Selain C, beberapa mantan karyawan-karyawan lainnya juga muncul dengan berbagai testimoni buruk tentang Cherry.

Ia disebut pernah membuat mantan karyawannya yang sedang hamil mengalami pendarahan hingga anaknya meninggal karena lahir prematur yang diakibatkan dari kerja lembur. Namun lagi-lagi, ia tidak berempati sama sekali.

Sementara atas kejadian ini mash belum menemukan titik terangnya, dan masih menjadi sorotan di media sosial.

Baca Juga: Pemain Sulteng Layangkan Pukulan Keras ke Wasit Hingga Dilarikan ke RS Gegara Kesal, Ketum PSSI Erick Thohir Buka Suara

 

Sebagai informasi tambahan, Cherry Lai adalah seorang co-owner dan istri dari Ken Lai, CEO dari perusahaan bernama Brandoville Studios. Perusahaan tersebut bergerak di bidang game AAA dan animasi yang berlokasi di Jakarta, Indonesia.

Hingga kini, belum banyak informasi yang beredar tentang dirinya. Berdasarkan informasi dari karyawan C yang ditulisnya di Canva, Cherry merupakan warga negara Hong Kong yang memiliki izin tinggal tetap atau permanent residency di Kanada.

Ia pindah ke Kanada sejak umurnya 9 tahun dan tinggal selama bertahun-tahun di sana. Di negara itu, ia bertemu dengan suaminya yang kini juga membangun bisnis bersamanya. Cherry memiliki latar belakang di MLM (Multi Level Marketing). Bahkan, ia telah mendapat peringkat "blue diamond" di suatu perusahaan dengan sistem MLM.

Baca Juga: Jelang Konser Terakhir Bruno Mars, Banyak Penonton Tiba Lebih Awal Hindari Kemacetan

Dengan latar belakang itu, ia disebut menjalankan perusahannya dengan sistem MLM. Caranya, karyawan perusahaan yang mampu menarik kenalannya untuk bergabung di Brandoville akan mendapatkan imbalan dalam bentuk bintang.

Jika bintang-bintang itu telah terakumulasi sesuai dengan kriteria, bintang itu dapat ditukar dengan hadiah atau uang tunai.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Beutynesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X