Pasien Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Dioperasi Dokter Sambil Liat Tutorial YouTube

- Kamis, 12 September 2024 | 13:12 WIB
Ilustrasi dokter. (pixabay /marionbrun)
Ilustrasi dokter. (pixabay /marionbrun)

KALIMNATAN UPDATE - Seorang dokter gadungan di India nekat mengoperasi remaja pria berusia 15 tahun hanya mengandalkan tutorial di YouTube.

Akibatnya pasien, Krishna Kumar, meninggal dunia. Adapun peristiwa ini berlokasi di Distrik Saran, Negara Bagian Bihar, India.

Kejadian itu sontak membuat heboh warga India setelah beritanya beredar sejak awal pekan ini.

Baca Juga: 4 Hal Yang Perlu Diketahui Dibalik Tewasnya Moumita Debnath, Dokter Muda India Didapati Kekerasan Fisik Hingga Banyaknya Sperma Dalam Tubuhnya

Dokter gadungan itu diketahui bernama Ajit Kumar Puri yang nekat melakukan operasi pengangkatan batu empedu hanya berdasarkan petunjuk video di YouTube.

Keluarga mengatakan, mereka membawa Krishna ke Rumah Sakit Ganpati di Saran setelah muntah beberapa kali. Pasien langsung ditangani oleh Ajit.

Dokter gadungan itu mengatakan kondisi Krishna sangat serius dan harus segera dioperasi. Namun karena Rumah Sakit Ganpati tak memiliki peralatan lengkap, dia merujuk pasien ke rumah sakit di Patna.

Baca Juga: Imbas Demonstrasi Besar, PM Bangladesh Sheikh Hasina Resmi Mundur dan Melarikan Diri ke India

"Kami diterima oleh dia dan muntah-muntahnya (Krishna) berhenti setelah itu. Namun, dokter Ajit Kumar Puri mengatakan bahwa Krishna harus dioperasi. Dia melakukan operasi dengan menonton video di YouTube. Anak saya kemudian meninggal," kata orang tua korban, seperti dilaporkan NDTV.

Operasi dilakukan masih di Rumah Sakit Ganpati atau sebelum dirujuk. Keluarga memastikan operasi dilakukan tanpa meminta persetujuan mereka.

Bukan hanya itu, Ajit dan stafnya meninggalkan Krishna begitu saja setelah meninggal. Dia kabur dan tak muncul lagi sejak itu.

Baca Juga: Meski Rusia dan China Terbuka Pendatang Baru, India Tolak Keras Malaysia Gabung ke BRICS

Sebenarnya keluarga sudah meragukan kualifikasi Ajit, namun tetap memberikan kepercayaan karena ingin putra mereka berhenti muntah.

Stasiun televisi NDTV melaporkan, keluarga sudah melaporkan ke polisi dan jenazah korban juga sudah diautopsi.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: iNews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tiba di Beijing China, Berikut Ini Agendanya

Jumat, 8 November 2024 | 22:45 WIB
X