Era Pemerintahan Bashar Al Assad Berakhir, Sejumlah Warga Turut Bergembira

- Minggu, 8 Desember 2024 | 18:11 WIB
Presiden Assad tumbang, warga sukacita seiiring  pemberontak berhasil berhasil kuasai Damaskus  (Ist)
Presiden Assad tumbang, warga sukacita seiiring pemberontak berhasil berhasil kuasai Damaskus (Ist)

KALIMANTAN UPDATE - Memimpin selama 24 tahun lamanya, pemerintahan Suriah dibawah kendali Presiden Bashar al-Assad telah berakhir.

Dilaporkan saat pemberontak masuk ke ibu kota Suriah, Damaskus, Bashar Al-assad melarikan diri.

Hal itu sebagaimana disampaikan Komando Militer Suriah seperti dilansir dari Reuters dan BBC, Minggu (8/12/2024), seorang perwira Suriah mengatakan pengumuman itu disampaikan ke perwira militer usai serangan pemberontak yang cepat dan mengejutkan.

Baca Juga: Jika BRICS Keras Kepala Gantikan Dolar AS sebagai Alat Transaksi, Trump Siap Terapkan Tarif 100 Persen Pada Barang Impor

Pejabat Kementerian Pertahanan Suriah juga telah menarik diri dari markas mereka di Damaskus. Pemberontak Suriah mengatakan Damaskus 'sekarang bebas dari Assad'.

Belum diketahui secara pasti arah pelarian Assad sampai saat ini, tapi ia dipastikan sudah tidak berada di wilayah Damaskus.

 

Sementara ribuan orang di dalam mobil dan berjalan kaki pun berkumpul di alun-alun utama Damaskus sambil melambaikan tangan dan meneriakkan 'Kebebasan' dari pemerintahan keluarga Assad yang telah berkuasa sekitar 50 tahun.

Baca Juga: Perdana Menteri Prancis Michel Barnier Digulingkan Lewat Mosi Tidak Percaya

Menurut sejumlah masyarakat Damaskus, mereka telah bebas dari era ketidakadilan di penjara Sednaya selama pemerintahan Assad.

 

Sednaya adalah penjara militer besar di pinggiran Damaskus tempat pemerintah Suriah menahan ribuan orang.

 

Disisi lain, Menanggapi pelarian Assad, Perdana Menteri Suriah Mohammad Ghazi al-Jalali mengatakan dirinya tidak berencana kabur seperti Assad.

Baca Juga: Bos Asuransi Kesehatan Tewas Tertembak di Luar Hotel, Pelaku Masih Dalam Perburuan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: detik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kecelakaan Maut di Sarawak Malaysia Tewaskan 7 WNI

Rabu, 27 November 2024 | 18:25 WIB

Mengenal MIKTA, Organisasi Disebut Serupa Dengan BRICS

Selasa, 19 November 2024 | 11:45 WIB
X