KALIMANTAN UPDATE - Kapolda Sumatera Barat Irjen Suharyono mengungkapkan 17 anggotanya terbukti melanggar kode etik saat menangani 18 remaja terduga pelaku tawuran, pada malam dimana remaja bernama Afif Maulana (13 tahun) meninggal dunia.
Meski tidak ada penjelasan rinci terkait pelanggaran kode etik tersebut, namun Kapolda menyebut 17 personel itu akan segera disidangkan.
"Apakah nanti sidang komisi kode etik atau pidana, nanti kelanjutannya," kata Suharyono kepada wartawan di Mapolda Sumbar, Kamis (27/6) usai bertemu dengan Ketua Harian Kompolnas, Benny J Mamoto.
"Sekali lagi kami telah mengumumkan berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan kami kepada 40 an anggota, itu 17 anggota diduga terbukti memenuhi unsur," sambung Kapolda.
Untuk 17 anggota ini, kata Suharyono, masih dalam pemeriksaan intensif di ruangan Subdit Paminal Polda Sumbar. Mereka belum ditahan.
"Sekarang masih pemeriksaan. Kalau penahanan ya pastinya belum. Tetapi orang-orangnya masih di Polda diperiksa di Paminal. Ini namanya juga penyelidikan, kan belum ada penahanan. Kalau penahanan kan upaya hukum setelah penyelidikan," kata Suharyono.
Baca Juga: Usai Penyerangan PDN Hingga Data BAIS TNI, Kini Ramai Kabar Data BPJS Ketenagakerjaan Diretas
"Percayakan kepada kami. Semuanya anggota kami. Saat ini mereka masih di ruang Paminal dalam proses pemberkasan selanjutnya," lanjutnya.
Suharyono menyebut saat ini pihaknya masih mencari objek atau siapa saja dari 18 remaja terduga pelaku tawuran yang mendapatkan tindakan kekerasan, sehingga pemberkasan perkara terhadap 17 personel polisi itu rampung.
"Kalau anggotanya dan apa yang dilakukannya sudah saya sampaikan. Dan ancaman hukumannya juga tentunya sudah ada. Tetapi nanti sebelum sidang dilakukan, pemberkasan juga harus meng-clear-kan terhadap siapa yang menjadi objeknya, yaitu yang 18 yang diperiksa di Mapolsek Kuranji," bebernya.
Baca Juga: Kisah YouTuber Asal Denmark Bantu Perbaikan Jembatan dan Rumah Warga di Wakatobi Gunakan Adsense
Afif Maulana tak Ada dalam kelompok 18 remaja
Pada bagian lain, ia kembali menegaskan, tidak ada anggota kepolisian melakukan kekerasan terhadap Afif Maulana. Hasil penyelidikan, bocah 13 tahun ini melompat dari atas jembatan sesuai ajakannya ke rekannya.
Artikel Terkait
Selain Jadi Pemain Gemilang di Tim Garuda Pertiwi, Ada Peran Claudia Scheunemann Dalam Proses Naturalisasi Noa leatomu
Kisah YouTuber Asal Denmark Bantu Perbaikan Jembatan dan Rumah Warga di Wakatobi Gunakan Adsense
Spoiler My Hero Academia Chapter 426: Todoroki Family
Spoiler One Piece Chapter 1119: Bangkitnya Robot Kuno
Hasil Drawing Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Nonton Anime My Hero Academia Season 7 Episode 9 Sub Indo
Redeem Code Genshin Impact (GI) Hari Ini Jumat, 28 Juni 2024: Dapatkan Primogems, Mora, Item Adv Lainnya
Nonton dan Preview Anime One Piece Episode 1110 Sub Indo
Zodiak Hari Ini, 28 Juni 2024 Lengkap: Libra Berfokus Pada Kariernya, Scorpio Memungkinkan Alami Sedikit Nastalgia Kenangan Masa Lalu
Kode Redeem FF (Free Fire) Hari Ini Jumat, 28 Juni 2024: Elite Pass Bundle, Diamond dan Skin Gratis
Link Nonton dan Preview Anime Captain Tsubasa Season 2 Episode 39 Sub Indo
Kode Redeem ML (Mobile Legends) Hari Ini Jumat, 28 Juni 2024: Dapatkan Skin Hero, Diamond dan Battle Poin
Nonton Anime Kimetsu no Yaiba Season 4 Episode 8 Sub Indo: Pelatihan Bersama Pilar Batu Masih Berlanjut