Deretan Hadiah Pensiunan Untuk Presiden, Jokowi Dapat Lahan Seluas 12.000 Meter Persegi

- Minggu, 30 Juni 2024 | 19:14 WIB
Presiden RI Joko Widodo (presidenri.go.id)
Presiden RI Joko Widodo (presidenri.go.id)

KALIMANTAN UPDATE - Presiden Indonesia berhak mendapatkan rumah setelah menyelesaikan masa jabatannya. Namun, ternyata tidak semua kepala negara Indonesia menerima hadiah dalam bentuk rumah.

Seperti yang tercantum dalam UU Nomor 7 Tahun 1978, mantan presiden dan wakil presiden Indonesia yang berhenti secara terhormat berhak diberikan rumah kediaman yang layak dengan perlengkapannya masing-masing.

Meskipun sudah ada aturannya, namun tak semua mantan presiden RI menerima hadiah berupa rumah. Ada juga yang lebih memilih hadiah berupa uang sebagai ganti lahan dan rumah.

Baca Juga: Kades Minta Program Makan Bergizi Gratis Dikelola BUMDes

 

1. Soeharto

Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto mendapatkan uang Rp 26,6 miliar sebagai pengganti harga tanah dan biaya pembangunan rumah Puri Jati Ayu di kawasan sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 1970-an.

2. KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur

Presiden ke-4 Indonesia, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Ia lebih memilih hadiah berupa uang dibandingkan menerima hadiah rumah di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Tidak di IKN, Sekjen Gerindra Ungkap Prabowo Tetap Akan Dilantik di Jakarta

Gus Dur beralasan sudah memiliki rumah sendiri di Jalan Warung Silah atau Jalan Al Munawaroh, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Karena itu, ia berharap pemerintah memberikannya dalam bentuk uang saja.

Uang itu hendak dipakai untuk membiayai pembangunan pesantren dan lembaga kajian Islam di sekitar rumahnya.

Rupanya pemerintah tak menuruti keinginan Gus Dur. Pemerintah tetap memberikan lahan seluas 2.000 meter persegi di Mega Kuningan. 

Sejak diberikan kepada Gus Dur, lahan tersebut tak pernah dibangun rumah. Hal itu karena, mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu tetap memutuskan tinggal di Ciganjur hingga akhir hayatnya pada 30 Desember 2009. Gus Dur sejak awal berniat menjual lahan tanah pemberian dari negara tersebut.

Baca Juga: Didesak Publik Segera Mundur Sebagai Menkominfo, Budi Arie: Ah No Comment

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Detikproperti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X