Soal CPNS 2024 Akan Ada Perbedaan dan Penambahan, MenPAN RB: PNS Tak Hanya Dicari Pintar Saja, Juga Miliki Kemampuan Dibutuhkan Negara

- Rabu, 18 September 2024 | 21:04 WIB
Tips dan trik mengerjakan TWK SKD CPNS 2024. (Instagram @cpns.asn)
Tips dan trik mengerjakan TWK SKD CPNS 2024. (Instagram @cpns.asn)

KALIMANTAN UPDATE - Mungkin bagi Anda yang sudah lolos seleksi administrasi CPNS bersiap untuk melanjuti tes berikutnya yakni SKD, dimana terdapat jenis soal disediakan mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Sebagai pemberitahuan bahwa soal-soal CPNS 2024 akan tampak memiliki banyak perbedaan, tapi jika Anda ingin mempelajari soal-soal CPNS di tahun-tahun sebelumnya juga tidak jadi masalah.

Hal itu juga senada diungkapkan oleh pihak istana melalui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas sebelumnya, menginginkan PNS tidak hanya pintar saja, juga miliki kemampuan yang dibutuhkan negara.

Baca Juga: Apa Saja Perlu Diperhatikan dan Dibawa Saat Ikuti Tes SKD CPNS 2024?

"Tapi, yang menarik adalah mandat dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) kemarin dari istana, di mana soal ini tidak hanya mampu menseleksi ASN yang pintar saja." ujar Anas.

"Tapi, bagaimana dia segera adaptif, kemudian mereka juga punya motivasi belajar tinggi, sehingga mereka ke depan bisa lebih tangguh, tetapi juga mereka talenta digitalnya memang kuat, dan patriotisme," lanjut ujar Anas.

 

Dari jumlah tersebut, pemerintah membaginya menjadi tiga subtes yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Baca Juga: Apa Itu Masa Sanggah dan Jawab Sanggah Dalam CPNS PPPK 2024? Ketahui Lebih Lanjut Agar Tak Keliru

Namun, kata Anas, ada masukan dari berbagai pihak supaya diadakan penambahan soal sebanyak 10 buah untuk tes CPNS.

Penambahan soal tes CPNS tersebut dilakukan guna mencegah calon pegawai negeri dari paparan radikalisme. Anas juga memastikan bahwa 10 butir soal tambahan tersebut sudah melewati pemeriksaan dari para pakar.

"Soal hanya 100, kemudian banyak sekali usulan supaya untuk mendeteksi adanya calon ASN terpapar radikalisme dan lain-lain. Maka tahun ini, tahun kemarin, jumlah soal 100. Nah, 10 soal itu telah dirumuskan oleh berbagai pakar untuk mendeteksi terkait dengan radikalisme," kata Anas.***

Editor: Syaifullah

Sumber: ayobandung

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X