Usai Ramai Isu Munaslub Kadin Indonesia Diduga Ilegal dan Kudeta Arsjad Rasjid, Anindya Bakrie Buka Suara

- Minggu, 15 September 2024 | 19:53 WIB
Anindya Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Kadin versi musyawarah nasional luar biasa (munaslub) 2024. ( Instagram @anindyabakrie)
Anindya Bakrie terpilih sebagai Ketua Umum Kadin versi musyawarah nasional luar biasa (munaslub) 2024. ( Instagram @anindyabakrie)

KALIMANTAN UPDATE - Ramai isu beredar soal Ketum Kadin sebelumnya Arsjad Rasjid digantikan dengan Ketum Baru yakni Anindya Bakrie berkat kudeta.

Kabarnya keputusan itu ditentang dewan pengurus Kadin pimpinan Arsjad Rasjid selaku ketua umum Kadin periode 2021-2026.

Gelaran Munaslub dan keputusan memilih Anindya Bakrie menjadi ketua umum dianggap ilegal karena melanggar AD/ART organisasi, serta ditolak 21 Kadin Provinsi

Baca Juga: Muncul Website Gerindra Palsu Sudah Tercatut, Indo Digital Volunteer Laporkan ke Polda Metro Jaya

Menanggapi hal itu Anindya Bakrie membantah musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) yang menetapkannya sebagai ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) baru bertujuan mengkudeta Ketua Umum Kadin periode 2021-2026 Arsjad Rasjid.

Ia mengklaim Munaslub merupakan inisiatif Kadin Daerah dan Anggota Luar Biasa (ALB).

"Kami sampaikan semua yang dilakukan itu sesuai dengan AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga)," katanya di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Minggu (15/9).

Baca Juga: Polemik Pemain Naturalisasi Kian Bertambah Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Respon Peter Gontha dan Rocky Gerung

 

Anindya mengatakan hanya ada satu Kadin saat ini maupun ke depannya. Setelah ditunjuk sebagai ketua umum Kadin 2024-2029, Anindya menyebut dirinya akan terbuka bagi seluruh pihak.

Anindya mengatakan Kadin adalah satu-satunya wadah bagi dunia usaha yang diatur dalam Undang-undang (UU). Kadin, imbuhnya, akan memikirkan bagaimana agar program Presiden Jokowi bisa dilanjutkan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

"Supaya Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa sukses mencapai target APBN, bahkan lebih. Jadi itu lah fokus kami," katanya.***

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X