Kominfo dan Kemenkeu Diretas Hacker, Desak Budi Arie Mundur

- Jumat, 20 September 2024 | 09:10 WIB
Ilustrasi Data Presiden hingga pejabat negara lainnya diretas hacker dan diperjualbelikan. (Freepik)
Ilustrasi Data Presiden hingga pejabat negara lainnya diretas hacker dan diperjualbelikan. (Freepik)

KALIMANTAN UPDATE - Sejumlah hacker kembali beraksi dengan membocorkan data milik pejabat negara mulai dari Presiden Jokowi hingga sejumlah pejabat pemerintah lainnya.

Bermula dari Anonymous dan Anonghost Indonesia telah membocorkan data milik menteri komunikasi dan informasi (Menkominfo) Budi Ari Setiadi dan menyebarkannya di platform X.

Data yang dibocorkan tersebut mencakup alamat, tanggal lahir, nomor telepon, email NIK, NPWP, pendidikan dan karir.

Baca Juga: Sempat Nobatkan Jokowi Alumnus UGM Memalukan dan Hilang Setelah Pilpres, Gielbran Muhammad Noor Jadi Sorotan Usai Terpilih Sebagai Waketum Harian PKB

Pembocoran data tersebut sebagai bentuk protes terhadap Budi Ari Setiadi yang dinilai membungkam kritik publik.

Pada postingan tersebut anonymous Indonesia turut mengunggah foto Budi Ari Setiadi yang diduga bersama tentara Israel serta mendesak untuk mundur dari jabatannya.

Hacker Anonymous Indonesia sebar data pribadi Menkominfo Budi Arie Setiadi dan mengancam untuk mundur dari jabatan
Hacker Anonymous Indonesia sebar data pribadi Menkominfo Budi Arie Setiadi dan mengancam untuk mundur dari jabatan (Foto: Twitter/@YourAnonId_)
"Anda telah menutupi kebenaran terkait konflik akun Fufufafa dan berusaha membungkam suara yang mengkritik Anda. Kami juga tahu tentang keterlibatan Anda dengan situs perjudian online dan foto Anda dengan tentara Israel di Facebook," cuit Anonymous dalam postingan di X.

Baca Juga: Sempat Bersembunyi di Loteng Rumah Warga dan Diamuk Massa, Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Nia Penjual Gorengan Sudah Diamankan Polisi

Kejadian inipun berlanjut, kini melalui hacker Bjorka membocorkan jutaan data milik direktorat jenderal pajak dari kementerian keuangan.

Diketahui sekitar 6 juta data yang berisi nomor pokok wajib pajak, NIK, email, telepon, alamat, dan tanggal lahir dijual di Brech Forums.

Data DJP dibobol hacker. Foto: Istimewa
Data DJP dibobol hacker. Foto: Istimewa
"Seorang anggota forum pembobolan mengklaim telah membocorkan data dari Direktorat Jenderal Pajak, otoritas pajak resmi Indonesia. Data yang bocor tersebut dilaporkan berisi informasi pribadi seperti nama, NIK (Nomor Induk Kependudukan), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), alamat, email, nomor telepon, dan tanggal lahir. NB: Keaslian klaim ini belum diverifikasi," tulis FalconFeeds io di X.

Baca Juga: Dugaan Masalah Wanita, Pria Aniaya Korban Hingga Cungkil Matanya Sampai Buta

Data-data penting tersebut dijual oleh hacker seharga 10 ribu Dollar AS atau sekitar Rp 153 juta.

Hal mengejutkan lainnya adalah dari 6 juta data tersebut tersemat data milik Jokowi, Gibran, dan beberapa pejabat lainnya.

"Dalam sampel ini kamu akan mendapatkan informasi pribadi tentang presiden Indonesia dan putra-putranya yang bodoh, selain itu ada juga data tentang Menteri Keuangan dan menteri lainnya yang tidak berguna," tulis Bjorka dalam situs gelap tersebut.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: radartuban.jawapos.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X