Polisi Tembak Polisi Gegara Tambang Ilegal, Pelaku Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar Melarikan Diri

- Jumat, 22 November 2024 | 21:10 WIB
Ilustrasi. Kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan diduga dipicu karena terkait dengan aktivitas tambang ilegal. (Pixabay/Jan-Photo)
Ilustrasi. Kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan diduga dipicu karena terkait dengan aktivitas tambang ilegal. (Pixabay/Jan-Photo)

KALIMANTAN UPDATE -  Insiden polisi tembak polisi kembali terjadi. Korban dalam insiden ini adalah Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari.

Sementara itu, terduga pelaku penembakan adalah Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar (57), saat ini masih dalam pengejaran pihak berwenang.

Peristiwa ini terjadi di Markas Polres Solok Selatan, tepatnya di Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Baca Juga: Oknum Polisi Tipu Petani Ratusan Juta Dengan Berdalih Bisa Masukkan Anaknya Jadi Polwan, Dua Sudah Dipecat Satu Masih Dalam Penyelidikan

Yang dimana kejadian ini melibatkan dua anggota kepolisian berlangsung pada Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB.

Kronologi Kejadian Peristiwa ini diduga bermula dari ketidaksenangan AKP Dadang Iskandar terhadap penangkapan pelaku tambang galian C ilegal oleh Sat Reskrim Polres Solok Selatan.

Aktivitas tambang ilegal ini diketahui sering menjadi sumber konflik di berbagai daerah karena melibatkan kepentingan ekonomi dan hukum yang bertentangan.

Baca Juga: Dugaan Kabar Oknum Polisi Anak Anggota Dewan Setubuhi Tahanan Wanita di Polresta Pangkalpinang, Sempat Diimingi Bakal Dibebaskan

Penyelidikan terhadap aktivitas tambang ilegal tersebut telah dilakukan oleh Satuan Reskrim sebagai bagian dari upaya penegakan hukum di wilayah tersebut.

Pada hari kejadian, AKP Ulil Ryanto Anshar bersama timnya berhasil menangkap seorang terduga pelaku tambang ilegal. Dalam perjalanan menuju markas Polres, Ulil menerima telepon dari Dadang yang mempertanyakan tindakan penangkapan tersebut.

Ketegangan antara kedua pihak pun meningkat setelah Ulil tiba di Mapolres Solok Selatan. Sesampainya di Polres, terduga pelaku tambang ilegal langsung diperiksa oleh penyidik di Ruang Reskrim.

Baca Juga: Driver Ojol Ngaku Nyaris Jadi Korban Jebakan Oknum Polisi Saat Mengantarkan Titipan Paket, Bawa Baju Bayi Ternyata Isi Narkoba

Sementara itu, Dadang mendatangi Ulil di area parkir markas. Di tengah perbincangan mereka, tiba-tiba terdengar suara letusan senjata api.

Suara tembakan dari pistol yang digunakan Dadang mengejutkan para personel di dalam markas. Mereka segera berhamburan keluar menuju area parkir untuk memeriksa apa yang terjadi.

Di sana, mereka menemukan Ulil tergeletak dengan luka tembak serius di bagian kepala. Ulil mengalami luka tembak serius di pelipis kanan dan pipi kanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: sindonews.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X