6 Pernyataan Kontroversional Stephen Hawking Yang Pelu Untuk Diketahui

- Kamis, 2 Maret 2023 | 20:45 WIB
Stephen Hawking (Twitter @Allbaym)
Stephen Hawking (Twitter @Allbaym)

KALIMANTAN UPDATE - Stephen Hawking adalah sosok profesor/ilmuan fisikawan yang dianggap jenius yang pernah di kenal di dunia.

Meninggal Dunia di usia 76 tahun. Ia dikenal karena kontribusinya di bidang kosmologi, relativitas umum, dan gravitasi kuantum, terutama dalam konteks lubang hitam (Black Hole).

Fisikawan itu juga secara aktif terlibat dalam pencarian kehidupan asing di luar planet kita, dan sangat vokal tentang kekhawatirannya seputar kecerdasan buatan.

Baca Juga: KPK Minta Bantuan Netizen Lacak dan Viralkan Harta Kekayaan Pejabat Tak Wajar

Berikut ini juga ada beberapa teori kontroversial yang menjadikan Profesor Stephen Hawking salah satu fisikawan terhebat di zaman kita.

1. Black Hole (Lubang Hitam)

Pada 1960-an dan 1970-an, Hawking mengerjakan beberapa teorema tentang relativitas umum, dan membuat prediksi bahwa lubang hitam akan memancarkan radiasi, sesuatu yang sekarang dikenal sebagai radiasi Hawking.

Baca Juga: Menurut Studi Ini, Pria Jomblo 2 Kali Lebih Mungkin Meninggal Karena Gagal Jantung

Bersama dengan rekannya Roger Penrose, Hawking menerapkan model matematika baru yang kompleks yang dibuat dari Teori Relativitas Umum Einstein yang membuat pasangan tersebut membuktikan yang pertama dari banyak teorema singularitas.

Teorema ini mengimplikasikan bahwa ruang dan waktu harus memiliki awal dari peristiwa Big Bang, dan akan berakhir dengan lubang hitam.

Pada tahun 1974, Hawking juga menunjukkan bahwa lubang hitam tidak sepenuhnya hitam, dan sebenarnya mereka memancarkan partikel subatomik, yang dikenal sebagai radiasi Hawking.

Baca Juga: Fakta Fenomena Gunung Bergerak Tutup Jalan di Takari NTT

Ini juga menyebabkan apa yang disebut 'Paradoks Hawking', di mana informasi fisik tampaknya hilang di alam semesta - bertentangan dengan hukum fisika.

Hawking mempertahankan paradoks ini beberapa kali, sebelum mencabut klaimnya pada tahun 2004.

2. Teori segalanya

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: mirror.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X