Pegawai Wanita Koperasi PNM Mendapati Perlakuan Kekerasan Fisik dan Verbal Dari Pria, Berawal Tudingan Rumah Dilempari Barang

- Kamis, 31 Oktober 2024 | 19:40 WIB
Tangkapan Layar Saat Pria Menendang Pegawai PT PNM
Tangkapan Layar Saat Pria Menendang Pegawai PT PNM

KALIMANTAN UPDATE - Kekerasan yang semakin marak terjadi di Indonesia mendapat banyak sorotan publik, salah satunya terjadi pada pegawai wanita Koperasi PNM.

Dalam sebuah video beredar, memperlihatkan pegawai wanita yang diduga dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendapat perlakuan kekerasan dari seorang pria.

Insiden tersebut terjadi di Boking daerah perbatasan antara Kabupaten Malaka dan Kabupaten TTS.

Baca Juga: Dugaan Oknum TNI Ancam Sikat dan Bunuh Wartawan Empat Lawang?

Tindakan ini menuai kecaman luas dari masyarakat yang menuntut perlindungan dan keadilan bagi korban, apalagi korban merupakan seorang perempuan yang pastinya memiliki hak dan perlindungan ekstra.

Pelaku pria diketahui bernama Wempy Tafuli terlihat melakukan kekerasan verbal dan fisik terhadap pegawai PNM tersebut, yang saat itu sedang bertugas.

Awalnya terlihat pegawai wanita dari PNM ini memarkirkan motornya, dan berlanjut dirinya dan pria tersebut mengobrol hingga cekcok. Pria tersebut menuduh pegawai PNM tersebut telah melempari rumahnya pada malam hari.

Baca Juga: Penyebab Mobil Kru TVOne Mendadak Alami Kecelakaan Tragis, Sempat Ditabrak Truk Boks Yang Oleng

“Malam itu Ibu dong yang lempar-lempar ini rumah toh,” ucapnya dengan nada marah.

Situasi memanas ketika pria itu, dalam keadaan emosional, melontarkan kata-kata kasar serta hinaan.

“Kau pulang-pulang ah, bangsat sekali kurang ajar, pegawai bodoh,” ujarnya, sambil mendaratkan pukulan tajam ke kepala pegawai wanita yang masih mengenakan helm.

Baca Juga: Banyak Politisi Ditangkap Atas Kasus Korupsi Hasil Gemblengan Parpol?

Meski pegawai wanita itu mencoba meredam situasi dengan berkata, “Kamu punya badan saja saya tidak pukul,” tapi pria tersebut tetap bersikeras menuduh bahwa rumahnya telah dilempari oleh pegawai atau rekan-rekannya.

Kekerasan fisik semakin memburuk saat pria itu menendang korban hingga terjatuh. Pria tersebut terus mengeluarkan ancaman dan kata-kata kasar.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: HItsIDN

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Perusahaan HYBE Labels Jadi Sorotan Publik, Kok Bisa?

Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:27 WIB
X