Oknum Polisi Culik 4 Turis Asal Malaysia dan China, Pelaku Sempat Aniaya Korban Hingga Minta Uang Tembusan

- Senin, 10 Juni 2024 | 06:13 WIB
Ilustrasi polisi (Pixabay)
Ilustrasi polisi (Pixabay)

KALIMANTAN UPDATE - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan kasus penculikan empat turis asal Malaysia dan China di Filipina.

Empat petugas kepolisian Filipina nekat menculik para turis tersebut dan meminta tebusan sebesar Rp700 juta.

Kejadian ini dilaporkan oleh World of Buzz pada 7 Juni 2024. Para pelaku diketahui terdiri dari empat petugas polisi dan dibantu oleh sepuluh warga sipil bersenjata.

Baca Juga: Klarifikasi Polwan Usai Bakar Suami Hingga Tewas, Briptu Fadhilatun Nikmah Menyesali Perbuatannya dan Minta Maaf

Peristiwa penculikan ini terjadi pada Minggu, 2 Juni 2024 sekitar pukul 12.20 waktu setempat.

Saat itu, keempat turis yang terdiri dari Tang Heng Fei (25) warga Malaysia, dan tiga warga Tiongkok yakni Meng Zhao (29), Yang Zhuan Zhuan (30), dan Shi Yi Xuan (32), berada di dalam mobil Lexus.

Mereka diberhentikan oleh polisi di Taft Avenue, Pasay yang menggunakan motor bertanda Kepolisian Nasional Filipina.

Baca Juga: Viral Netizen Korea Selatan Berkomentar Rasis ke Warga Indonesia: Mulai Sebut Monyet Pribumi Hingga Agama Islam

Di belakang sekelompok polisi bermotor tersebut, ada sebuah van putih yang digunakan untuk menculik para korban.

Keempat turis tersebut berusaha melarikan diri, namun dua di antaranya berhasil diculik oleh sekelompok orang bersenjata. Dua orang yang berhasil melarikan diri melaporkan kejadian tersebut ke petugas terdekat.

Saat mencoba menyelamatkan teman-temannya, mereka malah dimintai tebusan sebesar Rp700 juta.

Baca Juga: Sosok Pemilik Akun Icha Shakila Diduga Dalang Penyebaran Video Syur Seorang Ibu dan Anak di Tangsel dan Bekasi, Sempat Ngaku Facebooknya Dibajak

Para korban yang diculik sempat dipukuli sepanjang malam sebelum akhirnya dibebaskan pada Senin pagi, 3 Juni 2024 setelah uang tebusan diterima.

Kasus ini mendapat perhatian serius dari Kepala Kantor Polisi Wilayah Ibu Kota Nasional Filipina, Mayor Jenderal Melencio Nartatez, yang langsung mengerahkan pasukannya untuk menjalani operasi pencarian pelaku penculikan.

Tim ini dibantu oleh Kesatuan Polisi Anti-Penculikan dan berhasil mengamankan sejumlah orang pada 5 Juni 2024.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: BangkaPos.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X