KALIMANTAN UPDATE - Mungkin sebagian Anda belum mengetahui atau sering salah kaprah soal negara mana saja pertama mengakui kedaulatan kemerdekaan Indonesia.
Vatikan? Tidak, untuk negara pertama di dunia mengakui kemerdekaan Indonesia adalah Mesir yang dimana petinggi-nya berasal dari Palestina.
Maka dari itu tidak heran baik Mesir maupun Palestina memiliki sejarah panjang atas dukungan mereka terhadap Indonesia di forum Internasional.
Sementara untuk Vatikan, juga memang mengakui Indonesia tapi sebagai negara pertama di Eropa.
Baca Juga: Kominfo dan PT Pos Indonesia Terbitkan Prangko Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia
Hal ini dibuktikan dengan momen bersejarah sejak tahun 1947, dimana Vatikan sebagai negara pertama mendukung Indonesia punya peran akui kemerdekaan NKRI tersebut.
Pengakuan kemerdekaan Indonesia oleh Vatikan tepatnya terjadi pada 6 Juli 1947, kurang dari dua tahun setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, 17 Agustus 1945.
Pengakuan tersebut ditandai dengan didirikannya Apostolic Delegate atau Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta. Hal ini menjadikan Vatikan sebagai negara pertama di Eropa yang secara resmi mengakui kedaulatan bangsa Indonesia.
Diketahui, saat itu kemerdekaan Indonesia tidak dapat terwujud tanpa pengakuan dari komunitas internasional. Sebab, dalam pembentukan sebuah negara, terdapat dua elemen utama, yakni elemen konstitutif dan elemen deklaratif.
Elemen konstitutif mencakup wilayah, penduduk, serta pemerintahan yang berdaulat. Sementara elemen deklaratif melibatkan pengakuan dari negara-negara lain, dimana Vatikan menjadi negara yang berperan penting dalam pengakuan internasional tersebut.
Terlebih, Negara kecil di Eropa ini memiliki pengaruh besar dalam bidang agama dan diplomasi global. Pengakuan ini bahkan bukan hanya bersifat simbolis, karena terbukti memberikan dukungan moral yang signifikan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
Pengakuan Vatikan terhadap kemerdekaan Indonesia ini juga tak lepas dari andil Mgr Albertus Soegijapranata SJ. Ia merupakan seorang uskup pribumi Indonesia pertama yang diangkat menjadi salah satu pahlawan nasional oleh Presiden Soekarno.
Soegijapranata melalui sebuah pidato di Radio Republik Indonesia (RRI), menyatakan orang-orang Katolik akan bekerja sama dengan pejuang Indonesia. Masa-masa itu, Soegijapranata juga tercatat banyak menulis kepada Tahkta Suci.
Baca Juga: Bahasa Indonesia Ditetapkan Jadi Bahasa Resmi di UNESCO
Artikel Terkait
Puluhan Karyawan di PHK Mendadak, Pihak PSSI Buka Suara
Jokowi dan Puan Saling Senggol Soal RUU Perampasan Aset Usai Aksi Demo RUU Pilkada
Dragon Ball Daima Resmi Tayang Oktober 2024
Deretan Tontonan Terbaik Hadir di Netflix Pada September 2024, Mulai Horor Dokumenter Keluarga dan Banyak Lagi
Selain Hadirkan Presiden Jokowi, Pembukaan PON XXXI Aceh Sumut Tersedia Undangan Gratis Untuk Masyarakat Umum
Kominfo dan PT Pos Indonesia Terbitkan Prangko Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia
Sentil Soal Penjilat Hingga Dikuliahi Rocky Gerung Istilah Inggris Dalam Ilmu Hukum, Silfester Matutina Ngamuk
Foto Dirinya Naik Jet Pribadi, Bobby Nasution: Apakah Ada Pakai Uang APBD dan Korupsi?
Kode Redeem Honor Of Kings (HOK) Hari Ini Rabu, 4 September 2024
Luncurkan Program Spesial Rayakan Bareng Keluarga Blibli Pada Hapelnas September 2024, Nikmati Beragam Diskon Penukaran Poin Hingga Voucher Cashback
Redeem Code Genshin Impact (GI) Hari Ini Rabu, 4 September 2024: Dapatkan Primogems, Mora, Item Adv Lainnya
Nama Anda Tercatat Sebagai Anggota dan Pengurus Partai Politik, Ketahui Cara Menghapusnya di KPU
Deretan Bansos Pemerintah Akan Cair Pada September 2024