Usai Klaim Telah Habisi Hassan Nasrallah, Israel Umumkan Sudah Bunuh Pimpinan Lainnya Nabil Kaouk

- Senin, 30 September 2024 | 09:56 WIB
Hizbullah mengonfirmasi bahwa komandan seniornya Ali Karaki tewas dalam serangan udara Israel. (Facebook ABC News)
Hizbullah mengonfirmasi bahwa komandan seniornya Ali Karaki tewas dalam serangan udara Israel. (Facebook ABC News)

KALIMANTAN UPDATE - Usai mengklaim telah habisi nyawa Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah, Israel umumkan sudah bunuh pemimpin senior lainnya Nabil Kaouk.

Menurut militer Israel pada Minggu (29/9), mengumumkan keberhasilannya membunuh Nabil Kaouk dalam serangan udara di Lebanon hari Sabtu (28/9).

Pembunuhan itu terjadi sehari setelah sekretaris jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah tewas dalam serangan udara pada hari Jumat (27/9) saat mengadakan pertemuan di markas bawah tanah kelompok tersebut.

Baca Juga: Israel Bantah Adanya Gencatan Senjata dan Akan Terus Serang Lebanon, Korban Jiwa Dilaporkan Ratusan Orang

Nabil Kaouk adalah Wakil Kepala Dewan Pusat Hizbullah. Dia adalah komandan militer kelompok itu di Lebanon selatan dari tahun 1995 hingga 2010. Dia dijatuhi sanksi oleh Departemen Keuangan AS pada tahun 2020.

Hizbullah hingga kini belum mengonfirmasi secara resmi kabar kematian Kaouk. Namun, laporan mengatakan para pendukungnya terlihat berduka atas kematiannya.

Sebelumnya, putri Nasrallah Zainab Nasrallah, kepala garis depan selatan Hizbullah Ali Karaki, komandan unit rudal Muhammad Ali Ismail dan wakilnya Hossein Ahmed Ismail juga tewas dalam serangan Israel di Beirut.

Baca Juga: Sempat Dipopulerkan Lisa BLACKPINK dan Jadi Tren, Perusahaan Labubu Dikabarkan Terafiliasi Dengan Israel?

Sementara itu, Menteri Informasi Lebanon Ziad Makary mengatakan bahwa pemerintah sedang berusaha mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Israel melalui jalur diplomatik.

Hashem Safieddine, yang merupakan sepupu Nasrallah, dipandang sebagai calon penggantinya. Ia adalah anggota kunci Dewan Syura Hizbullah, diyakini memiliki hubungan dekat dengan Iran dan Pemimpin Tertingginya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: BBC, Rmol

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tanggal 30 September Memperingati Hari Apa Saja?

Minggu, 29 September 2024 | 09:17 WIB

Topan Yagi Sempat Hantam China dan Filipina

Rabu, 11 September 2024 | 19:31 WIB
X