Lengsernya Kekuasaan Soekarno: Efek Perang Dingin, CIA Hingga PKI

- Rabu, 5 Juni 2024 | 18:14 WIB
Presiden RI Pertama Ir Soekarno (fahum.umsu.ac.id)
Presiden RI Pertama Ir Soekarno (fahum.umsu.ac.id)

KALIMANTAN UPDATE - Soekarno tak hanya sebagai Presiden RI pertama dalam membangun dan mempertahankan NKRI, melainkan juga sebagai bapak Revolusioner.

Cukup banyak menjadi misteri dibalik keruntuhan pemerintah Soekarno, dimana dugaan kuat adanya campur tangan asing yang ikut terlibat ingin menumbangkan rezim Soekarno pada masanya.

Melirik dari Buku terbaru Greg Poulgrain, The Incubus of Intervention: Conflicting Indonesian Strategies of John F. Kennedy and Allen Dulles, yang baru diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memantik kembali diskusi publik mengenai misteri keterlibatan CIA dalam menjatuhkan pemerintahan Sukarno.

Dalam buku tersebut Poulgrain, sejarawan University of Sunshine Coast, Australia berpendapat bahwa kejatuhan Sukarno dan terbunuhnya Kennedy merupakan manuver dari eks Direktur CIA, Allen Dulles yang ingin menguasai sumber daya alam Papua.

Baca Juga: 5 Hal yang perlu Diketahui Terkait Lengsernya Soeharto Setelah 32 Menjabat Sebagai Presiden RI

Asvi Warman Adam, sejarawan LIPI, dalam komentarnya meragukan temuan Poulgrain tersebut. Menurutnya, Allen Dulles sudah tak jadi direktur CIA lagi saat Kennedy tewas dan Sukarno jatuh. Apakah Dulles masih mempunyai power saat itu?

Keterlibatan CIA dalam usaha menggulingkan Sukarno memang menjadi perdebatan hangat di kalangan sejarawan.

Beberapa buku muncul memperlihatkan adanya upaya CIA tersebut, di antaranya The United States and the Overthrow of Sukarno 1965-67 karya Peter Dale Scott, Subversion as Foreign Policy: The Secret Eisenhower and Dulles Debacle in Indonesia karya George McT. Kahin, Economists with Guns: Authoritarian Development and U.S-Indonesian Relations 1960-1968 karya Bradley Simpson, dan Legacy of Ashes: The History of the CIA karya Tim Weiner.

 

Meskipun demikian, karya-karya tersebut tidak menyebutkan Allen Dulles sebagai aktor tunggal di balik jatuhnya Sukarno. Sebagai institusi, CIA memang berupaya menjatuhkan Sukarno dan membasmi PKI.

Baca Juga: Latar Belakang dan Tujuan Terjadi Pemberontakan PKI Madiun, Banyak Memakan Korban Jiwa

Dan, yang perlu diperhatikan lagi bahwa hal tersebut perlu dilihat dalam bingkai yang lebih luas, yakni kebijakan politik luar negeri AS dalam menghadapi Perang Dingin, terutama melawan komunis.

Perang Dingin begitu mempengaruhi situasi politik negara-negara Dunia Ketiga. Kontestasi hegemoni terjadi antara AS dengan Blok Barat-nya dan Soviet dengan Blok Timur-nya dalam memperluas pengaruh politik masing-masing mencampuri urusan politik internal negara berkembang.

Antagonisme Perang Dingin semakin pelik karena muncul berbarengan dengan gelombang dekolonisasi yang terjadi di Asia dan Afrika pada 1940-1960-an. S

ituasi kompleks inilah yang mendasari sejarawan Odd Arne Westad dalam karya monumentalnya The Global Cold War berpendapat bahwa arena utama dari konflik Perang Dingin bukan terjadi di Eropa, tapi di Dunia Ketiga.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: detiknews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X