Mengenal Lebih Dekat Demokrasi Terpimpin Era Soekarno, Disertai Kelebihan Kekurangan dan Penyimpangannya

- Rabu, 5 Juni 2024 | 19:11 WIB
Soekarno (Sumber Foto : Instagram @soekarno_hatta_1945)
Soekarno (Sumber Foto : Instagram @soekarno_hatta_1945)

KALIMANTAN UPDATE - Demokrasi Terpimpin adalah sebuah sistem politik yang pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada era pemerintahan Presiden Soekarno.

Konsep demokrasi terpimpin didasarkan pada ideologi politik Soekarno yang dikenal sebagai “Pancasila” yang merupakan dasar negara Indonesia.

Dalam demokrasi terpimpin, kekuasaan politik terpusat pada satu pemimpin atau kelompok kecil yang disebut “Dwi Tunggal” yang terdiri dari Presiden dan Wakil Presiden.

Baca Juga: Lengsernya Kekuasaan Soekarno: Efek Perang Dingin, CIA Hingga PKI

Pemimpin atau kelompok tersebut dianggap sebagai orang yang paling memahami kebutuhan dan aspirasi rakyat, dan mereka bertindak sebagai mediator atau penengah antara rakyat dan pemerintah.

Demokrasi terpimpin mengklaim menggabungkan nilai-nilai demokrasi dengan nilai-nilai sosialisme.

Dalam prakteknya, demokrasi terpimpin memberikan kekuasaan yang signifikan kepada pemimpin dan partai politik yang dominan, dengan tujuan mencapai tujuan sosial dan ekonomi yang dianggap penting bagi masyarakat.

Baca Juga: Sederet Fakta Yang Perlu Diketahui Tentang DN Aidit, Sosok Berpengaruh di Indonesia dan Pemimpin PKI Terakhir

Adapun tujuan dibentuknya Demokrasi Terpimpin oleh Soekarno yakni Nasionalisme; Keadilan Sosial; Kesejahteraan Rakyat; Kemandirian Ekonomi; Kemandirian Ekonomi; Modernisasi Sosial dan Budaya; Persatuan dan Kebersamaan.

Sementara untuk ciri-ciri Demokrasi Terpimpin seperti Kepemimpinan yang dominan, Sentralisasi kekuasaan, Pemimpin sebagai mediator, Dominasi partai politik, Pembatasan kebebasan individu, Konsensus politik, hingga Fokus pada tujuan sosial dan ekonomi.

Disis lainnya dampak Demokrasi Terpimpin saat era bung Karno, memunculkan Otoritarianisme, Pembatasan Kebebasan, Manipulasi Politik, Korupsi, Ketidakadilan Sosial, serta Kurangnya Akuntabilitas.

Baca Juga: 5 Hal yang perlu Diketahui Terkait Lengsernya Soeharto Setelah 32 Menjabat Sebagai Presiden RI

1. Kelebihan Demokrasi Terpimpin:

- Stabilitas Politik

- Pengambilan Keputusan Efektif

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: fahum.umsu.ac.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X