Sejarah Hari Bidan Nasional Diperingati Setiap 24 Juni, Disertai Asal Usul Hingga Temanya

- Minggu, 23 Juni 2024 | 18:23 WIB
Inilah twibbon Hari Bidan Nasional 2024 (Twibbonize.com)
Inilah twibbon Hari Bidan Nasional 2024 (Twibbonize.com)

KALIMANTAN UPDATE - Tanggal 24 Juni diperingati sebagai Hari Bidan Nasional, dan dirayakan setiap tahunnya. Tahun ini, Hari Bidan Nasional memasuki usia peringatan ke-73 tahun.

Asal-Usul Nama "Bidan" itu sendiri seperti dikutip dari http://bppsdmk.kemkes.go.id, berasal dari kata “Widwan” berasal dari Bahasa Sanksekerta yang berarti “Cakap” (Klinkert, 1892).

Di samping itu terdapat istilah “Membidan” yang artinya mengadakan sedekah bagi penolong persalinan yang minta diri setelah bayi berumur 40 hari.

Baca Juga: Viral Video Jemaah Haji Meninggal Dunia dan Terlantar di Pinggir Jalan Mekkah, Kemenag: Bukan Jemaah Kita

Sedangkan dalam Bahasa Inggris “Midwife” berarti with woman as birth, the renewal of life continues through the ages. “With Woman” maksudnya adalah pada saat mendampingi perempuan selama proses persalinan.

Pada saat memberikan pelayanan kebidanan, seorang bidan harus mempunyai rasa empati, keterbukaan, menumbuhkan rasa saling percaya (trust), bidan harus mengetahui pikiran dan perasaan serta proses yang dialami ibu dan keluarganya.

Menurut WHO Bidan adalah seseorang yang telah diakui secara reguler dalam program pendidikan kebidanan sebagaimana yang diakui yuridis, di mana ia ditempatkan dan telah menyelesaikan pendidikan kebidanan dan telah mendapatkan kualifikasi serta terdaftardisahkan dan mendapatkan ijin melaksanakan praktik kebidanan.

Baca Juga: Baru Rilis di Indonesia, Game Honor of Kings Sudah Tembus Lebih Dari 10 Juta Unduhan

Sejarah Hari Bidan Nasional

Mengutip laman Dinas Kesehatan Provinsi NTB, National Midwife Day atau Hari Bidan Nasional bertujuan untuk memberi kesadaran masyarakan tentang mulianya seorang bidan.

Latar belakang Hari Bidan Nasional tak lepas dari berdirinya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) atas hasil konferensi bidan pertama pada 24 Juni 1951.

Saat itu, sejumlah bidan senior di Jakarta mendidikan IBI dengan misi menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan.

Baca Juga: Oknum Bidan Sudah Bersuami Selingkuh Dengan Sopir Ambulans, Tempat Kerjaan Sama Hingga 10 Kali Sudah Berhubungan Intim

Mengutip dari buku Sejarah Kesehatan Nasional Indonesia, konferensi pertama ini berhasil meletakkan landasan yang kuat serta arah yang dirasa perlu yaitu mendirikan organisasi profesi IBI, berbentuk kesatuan, bersifat nasional, dengan azas Pancasila dan UUD 1945.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: tribunsumsel.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X