Usai Kabar Dirinya Bakal Ditinggalkan PKS dan Cak Imin, Anies Baswedan Buka Suara

- Sabtu, 10 Agustus 2024 | 12:30 WIB
Anies Baswedan buka suara soal penjegalannya di Pilkada 2024. (Kolase tangkapan layar YouTube/ Kompas TV)
Anies Baswedan buka suara soal penjegalannya di Pilkada 2024. (Kolase tangkapan layar YouTube/ Kompas TV)

KALIMANTAN UPDATE - Ramai soal kabar PKS yang sempat mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2024, kini akan meninggalkannya lantaran fokus ingin bergabung koalisi Indonesia Maju (KIM).

Anies pun menepis dan menyebut sebagai kabar angin, tapi sampai saat ini dirinya masih mengikuti fenomena ini.

Ia juga mengatakan bahwa lebih baik menunggu sikap resmi, juga menyebut waktu pendaftaran Pilkada 2024 masih terbilang lama.

Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Anies dan Ahok Kian Mesra dan Sering Jalin Komunikasi

"Dan kita tau bahwa proses pendaftaran itu 27-29 Agustus, masih berapa hari ini 18-20 hari, kita lihat aja perkembangannya," sambungnya.

Selain itu terkait pertemuan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Prabowo, Eks Gubernur Jakarta dan Capres 2024 ini menilainya dengan baik, bukan berarti ingin meninggalkannya.

"Silaturahmi itu baik-baik aja, jadi ketika Gus Imin bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh bangsa, dengan pimpinan partai lain itu adalah satu sikap bernegara yang matang, modern," kata Anies di kawasan Taman Kota, Kembangan Jakarta Barat, Jumat (9/8).

Baca Juga: Sebelum Pilkada Anies Berkeinginan Bertemu Prabowo, Partai Demokrat Beri Tanggapan

"Karena itu saya mandang itu sebagai silaturahmi yang baik-baik aja. Adapun tentang sikap, langkah, kita lihat saja putusan resminya nanti," lanjutnya.

Alasan tak ingin maju independen, Anies juga mengungkapkan ingin kerja sama dengan sejumlah parpol sudah terjalin panjang.

Anies juga tak lupa berbicara soal hubungan Pilgub danRakyat Jakarta serta keinginakan ingin menjadi lebih baik ketika diurus pemimpin berikutnya

 

"Pilgub itu tentang rakyat Jakarta. Teman-teman datang ke masyarakat, ketemu, mereka menginginkan Jakarta yang diurus dengan serius, mereka menginginkan Jakarta yang tenang, Jakarta yang memberikan kesempatan yang setara dan itu yang jadi fokus perhatian saya," katanya.

Baca Juga: PKS Usung Anies Baswedan dan Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024

"Warga nanya tentang 'Pak KJP gimana, pak tanah saya bagaimana, pak pendidikan seperti apa'. Ini lah sesungguhnya esensi Pilkada. Dan saya memilih untuk fokus di situ, karena itu semua pertanyaan-pertanyaan terkait dengan proses politik biarlah itu mengalir jalannya karena aspirasi, dan aspirasi warga itu kemudian ditangkap oleh partai di daerah, kalo di Jakarta namanya DPW, karena itu DPW-DPW mengusulkan nama dengan melihat aspirasi warga, kemudian diproses di tingkat pusat," jelas Anies.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: detiknews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X