Usai Dituding Main Korupsi, Megawati Soekarnoputri Kesal Dengar Ada Orang Ingin Rampas PDI Perjuangan

- Kamis, 15 Agustus 2024 | 11:13 WIB
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (Tangkapan layar YouTube/ Studio Langit)
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (Tangkapan layar YouTube/ Studio Langit)

KALIMANTAN UPDATE - Nama Megawati Soekarnoputri sempat jadi trending, soal dirinya tidak jadi pensiun sebagai Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan karena mendengar kabar ada orang ingin mengambil partai-nya.

Hal tersebut disampaikan Megawati di hadapan kader dalam pidato politiknya di DPP PDIP, tepat setelah pengumuman bacalon kepada daerah yang diusung PDIP dalam Pilkada Serentak 2024.

Meski sudah berusia 77 tahun, Megawati akui masih banyak pihak-pihak yang menginginkan dirinya menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan lagi.

Baca Juga: Singgung Soeharto dan Orde Baru, Megawati: Gelar Bapak Pembangunan Tapi Apa Pembangunannya?

Megawati awalnya menyebut dirinya sudah berusia 77 tahun. Namun dia menyebut banyak pihak yang meminta dirinya menjadi ketua umum lagi.

 

"Saya umur 77 kalau menurut dari peraturan udah pensiun tahu, ini kamu bla-bla-bla..., 'Ibu, minta jadi ketua umum lagi', kalau orang kan seneng banget ya, aku bilang sama Hasto, 'Gue pikirin dulu ya To. Gue rasanya kepengin juga ya kumpul sama keluarga'. Ini disuruh jadi ketum lagi jadi ketum lagi," kata Megawati, Rabu (14/8/2024).

 

"Sudah gitu sekarang ada orang mau ngambil pula PDIP, aih gawat, gile, wartawan tulis, gile. Bilang tuh Adian sama wartawan adik-adik kamu, melempem semua, dia nggak ngerti harga kehormatan, hiyek," lanjut ucap Megawati.

Baca Juga: Kader PDIP Sebut dan Teriaki Nama Ganjar, Megawati: Oh Iya Lupa Banget, Nggak Belum Dipensiunkan

Megawati pun bereaksi mendengar adanya kabar pihak yang hendak mengambil alih PDIP. Dia, yang awalnya berpikir untuk pensiun, kini menegaskan mau menjadi Ketua Umum PDIP lagi.

Megawati pun meminta kader-kadernya menurut jika dirinya nantinya menjadi ketua umum kembali. Dia menegaskan tidak takut dengan pihak yang hendak mengambil PDIP.

"Keren apa nggak, hayo? Bener nggak? Tapi mesti nurut perintah saya nuk, iya makanya manis-manis aja sama saya, lu mau gosok-gosok orang, lu gosok deh wartawan, keren nggak, ini mau 17 Agustus loh. Gila dipikirnya saya takut? Loh keren, kalau saya dipanggil sama KPK kalian pada ngikut semua ya, gile. Emangnya saya pernah main korupsi atau apa, cari aja deh. Sampai capek saya mikirin," tutur dia.***

Editor: Syaifullah

Sumber: detiknews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X