Kasus KDRT dan Perceraian Tertinggi di Indonesia, Ada Jawa Timur Tertinggi Hingga Kalimantan Utara Terendah

- Rabu, 14 Agustus 2024 | 12:23 WIB
Foto Ilustrasi KDRT  (Istockphoto.com/INDEPENDENMEDIA.ID)
Foto Ilustrasi KDRT (Istockphoto.com/INDEPENDENMEDIA.ID)

KALIMANTAN UPDATE - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mulai mengalami peningkatan sejak tahun 2023 lalu yakni sebanyak 5174 kasus, menurut laporan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Angka itu naik 4,06% dari tahun 2022 sebelumnya yang sebesar 4.972 kasus hingga 2021 sebesar 4779 kasus. Tapi sejak 2020 kasus KDRT ini sempat mengalami pengurangan yakni hanya sebanyak 3271.

Dari data BPS juga, sepanjang tahun 2018 kasus KDRT mengalami peningkatan yakni sebesar 8.764 kasus, disertai perceraian. 

Baca Juga: Lama Bungkam Sang Suami Sering Berselingkuh dan Alami Kekerasan, Atlet Anggar Cut Intan Nabila Beberkan ke Publik Usai Tak Tahan KDRT

Meskipun perlahan mulai menurun mulai tahun 2019 yakni sebanyak 7814 kasus, hingga di tahun 2022.

Kasus KDRT ini mulai meningkat di sepanjang tahun 2023. Dan di tahun 2024 ini juga memungkinkan alami potensi kenaikan lagi.

 

Jika dilihat dari wilayahnya, kasus perceraian karena KDRT di Indonesia pada 2023 paling banyak terjadi di Jawa Timur dengan 1.636 kasus. Menurut BPS, Jawa Timur juga menjadi provinsi dengan kasus perceraian karena KDRT terbanyak nasional selama 4 tahun sebelumnya, yaitu pada 2019 dengan 1.593 kasus, lalu pada 2020 dengan 619 kasus, 2021 dengan 1.354 kasus, dan 2022 dengan 1.577 kasus.

Baca Juga: Kisah Aprila Majid Temukan Sang Suami Berselingkuh Usai Hilang 1 Tahun, Sempat Sewa Jasa Hacker Tapi Ditipu

Di bawah Jawa Timur, ada Jawa Barat dengan jumlah kasus perceraian karena KDRT sebanyak 442 kasus sepanjang tahun lalu.

Posisinya diikuti oleh Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan dengan kasus perceraian karena KDRT masing-masing 333 kasus dan 259 kasus.

Sementara itu, Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan kasus perceraian karena KDRT paling sedikit di Indonesia pada 2023, yakni tiga kasus. Di atasnya, ada Kepulauan Riau dan Bali dengan masing-masing 13 kasus dan 15 kasus.***

 

Editor: Syaifullah

Sumber: dataindonesia.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X