KALIMANTAN UPDATE - Meski yang sempat diketahui ada 7 korban dari TNI AD, namun ada juga sejarah mencatat ada sepuluh orang yang menjadi korban dari peristiwa kudeta PKI yang terjadi dalam Gerakan 30 September. Berikut daftarnya, mengutip laman Kemdikbud.
1. Mayjen TNI (Anumerta) Soetojo Siswomihardjo
Sutoyo Siswomiharjo lahir di Kebumen pada 28 Agustus 1922. Ia merupakan perwira tinggi TNI AD yang gugur dalam peristiwa G30S.
Sutoyo ditemukan meninggal di Lubang Buaya pada 1 Oktober 1965. Ia dibunuh oleh PKI karena disebut menentang pembentukan Angkatan Kelima PKI.
2. Mayjen TNI (Anumerta) D.I Panjaitan
Donald Ignatius Panjaitan lahir di Balige, Tapanuli pada 19 Juni 1925 dan meninggal pada 1 Oktober 1965 akibat peristiwa G30S PKI.
Sebelum meninggal, Mayjen Panjaitan memiliki karier yang cemerlang di bidang militer. Ia pernah diangkat menjadi Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat hingga mendapatkan tugas untuk belajar ke Amerika Serikat.
3. Letjen TNI (Anumerta) R. Soeprapto
Baca Juga: TAP MPR Nomor 33 Tahun 1967 Resmi Dicabut, Tak Terbukti Soekarno Khianati Bangsa dan Dukung PKI
Raden Soeprapto Lahir di Purwokerto pada 20 Juni 1920, ia menjadi salah satu korban PKI dalam peristiwa G30S karena menolak PKI yang saat itu berencana untuk mendirikan Angkatan Kelima.
Ia diculik dan dibunuh di Lubang Buaya pada 1 Oktober 1965 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta pada 5 Oktober 1965.
4. Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani
Jenderal Ahmad Yani lahir di Purworejo pada 19 Juni 1922 dan ditemukan meninggal pada 1 Oktober 1965 di Lubang Buaya.
Baca Juga: Lengsernya Kekuasaan Soekarno: Efek Perang Dingin, CIA Hingga PKI
Artikel Terkait
Mengenal Cherry Lai Jadi Viral di Medai Sosial, Dugaan Istri CEO Brandoville Studios Ini Sering Lakukan Kekerasan Terhadap Karyawannya
Muncul Website Gerindra Palsu Sudah Tercatut, Indo Digital Volunteer Laporkan ke Polda Metro Jaya
Cek Fakta: 3 Waktu Tidak Boleh Digunakan Untuk Mandi Karena Resiko Penyakit Berbahaya, Benarkah?
Cara Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam Peringati Hari Kelahirannya, Selalu Sederhana dan Memotivasi
Belum Menerima Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2024 Jangan Panik! Berikut Alasannya
Preschool Bahasa Mandarin Kian Bertambah di Indonesia
Usai Ramai Isu Munaslub Kadin Indonesia Diduga Ilegal dan Kudeta Arsjad Rasjid, Anindya Bakrie Buka Suara
Review Film Laura (2024) A True Story of a Fighter, Sukses Bikin Tersentuh dan Sedih
Review Film Malam Keramat (2024), Banyak Tidak Jelas dan Cuman Berisikan Jumpscare Mungkin Dipaksakan
Apa Itu Masa Sanggah dan Jawab Sanggah Dalam CPNS PPPK 2024? Ketahui Lebih Lanjut Agar Tak Keliru
Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Nia Kurnia Sari Masih Buronan, Identitas Tersangka Sudah Diketahui