Pengemudi Arogan Fortuner Ditahan, Diduga Buronan Pihak Ukraina

- Selasa, 14 Februari 2023 | 19:07 WIB
Seorang akun Twitter ini thread bahwa GR merupakan orang paling dibenci militer Ukraina dan berpotensi ditangkap jika terlihat oleh mereka. (Twitter/StefanAntonio__)
Seorang akun Twitter ini thread bahwa GR merupakan orang paling dibenci militer Ukraina dan berpotensi ditangkap jika terlihat oleh mereka. (Twitter/StefanAntonio__)

KALIMANTAN UPDATE - Seorang pemuda berinisial GR (24) resmi ditahan pihak kepolisian usai perlakuan arogan dirinya merusak Honda Brio yang dimana rekaman itu beredar di media sosial.

Aksi tak terpuji dilakukan pengemudi Fortuner itu berlangsung di kawasan Senopati, Jakarta Selatan pada Minggu (12/2/2023) dini hari.

Tersangka terjerat pasal 406 KUHP yaitu perusakan terhadap barang dan perbuatan ancaman kekerasan yang dilakukan tersangka terhadap orang sebagaimana pasal 335 ayat 1 KUHP, seperti dibeberkan oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary pada Senin (13/2/2023) malam.

Baca Juga: Review Film Titanic Remastered 3D (2023), Visualisasi Lebih Keren dan Cocok Ditonton Valentine Day

Nama GR juga kembali menjadi sorotan persoalan adanya sebuat thread Twitter yang menyebut dirinya adalah penyusup saat perang Rusia-Ukraina.

Dalam utas Twitter yang dia buat, pada Senin (13/2/2023), GR yang merupakan warga Indonesia diduga menjadi buronan pihak Ukraina lantaran dirinya kerap membagikan konten-konten pro terhadap negara yang dikuasai oleh Vladimir Putin tersebut.

Diketahui dalam sebuah gambar tangkap layar yang diambil dari biro keamanan Ukraina, GR yang dimakasud adalah Giorgio Ramadan.

Baca Juga: Dua Siswi SMPN di Baubau Terekam Sedang Bercumbu di Kelas, Polisi Segera Tindaklanjuti

Melalui catatan itu GR telah terbukti melanggar peraturan negara lantaran ia dengan sengaja menembus wilayah Donbass di Ukraina yang saat ini tengah diduduki oleh Rusia.

Berbicara lebih jauh lagi tentang GR saat itu dimana dirinya yang masih menjadi mahasiswa hukum berencana akan mengikuti program pertukaran pelajar di Belanda.

Namun, ia memilih untuk berputar arah dan bertolak ke Lugansk, sebuah wilayah di perbatasan Rusia-Ukraina yang kini disebut telah diduduki Rusia melalui referendum. 

Baca Juga: Kedatangannya di Indonesia Memicu Banyak Kontroversional, Nas Daily Beri Tanggapan

Saat berada di sana, GR menunjukkan solidaritasnya untuk orang-orang Donbass dengan cara menghadiri konferensi anti-fasis dan juga demonstrasi pada 1 Mei menentang pemerintah Ukraina.

Sementara warganet menyampaikan bahwa pria dalam foto itu bukan buronan Ukraina melainkan salah satu daftar orang dibenci oleh militer Ukraina dan berpotensi ditangkap jika menemukan yang bersangkutan.

Pihak Ukraina sendiripun maupun militernya masih belum memberikan keterangan tentang kejadian tersebut sampai saat ini.***

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X