KALIMANTAN UPDATE - Presiden Terpilih sekaligus Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dinilai akan membuat Indonesia punya pengaruh lebih besar di kancah dunia internasional.
Dalam artikel media Singapura, The Straits Times yang bertajuk “Prabowo miliki rencana besar untuk Indonesia di kancah dunia”, Indonesia tanpa disadari memilih seorang Menteri Luar Negeri baru secara de facto, selain memilih presiden dari sosok Prabowo.
Hal ini mengingat Prabowo sudah mengunjungi sejumlah negara sebelum dilantik menjadi Presiden, saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.
Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Filipina, Prabowo dan Presiden Ferdinand Romualdez Marcos Jr Bertemu
Namun, dalam kesempatan itu pula, Prabowo diperkenalkan sebagai calon presiden pengganti Joko Widodo.
“Indonesia tanpa disadari juga memilih menteri luar negeri de facto yang baru. Dalam tujuh bulan sejak memenangkan sekitar 59 persen dari sekitar 200 juta suara, Bapak Prabowo telah mengunjungi lebih dari 10 negara, termasuk Singapura, China, Jepang, Rusia, dan Australia,” tulis The Straits Times, dikutip dari siaran pers, Sabtu (21/9/2024).
Bahkan salah seorang WNI bernama Bayu Arasy yang diwawancarai The Straits Times mengatakan sangat menantikan masa pemerintahan Prabowo. Hal ini karena Prabowo memiliki “fokus yang tepat” dalam mengembangkan peran Indonesia di dunia.
“Dengan menjadi proaktif di ranah internasional, Bapak Prabowo diharapkan dapat membuat Indonesia berkomunikasi dengan lebih mudah dengan negara lain, serta berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan konflik jika diperlukan,” sebut The Strait Times.
Selain itu, para ahli dan masyarakat juga menilai bahwa Prabowo akan berfokus pada kebijakan luar negeri guna meningkatkan posisi Indonesia di dunia. Ketika ia menjabat pada 20 Oktober, pria berusia 72 tahun ini akan menjadi presiden dengan fokus kuat pada kebijakan luar negeri, dan bertujuan untuk meningkatkan posisi global Indonesia.
Menurutnya selain melakukan pertemuan diplomatik ke beberapa pimpinan negara, Prabowo juga aktif bertindak dalam konteks dunia.
The Straits Times mencatat, Prabowo pun mengkritik negara Barat atas konflik yang terjadi antara Israel-Palestina. Ia juga menghadiri dan bicara pada Konferensi Tingkat Tinggi di Gaza yang berlangsung pada 11 Juni 2024 lalu.
“Sikapnya terhadap Gaza tetap teguh, dan pada bulan Juni, Prabowo menjadi sorotan utama karena menghadiri konferensi kemanusiaan tingkat tinggi Gaza,” tulis The Straits Times.
“Bapak Prabowo masih membutuhkan Kementerian Luar Negeri yang kompeten, ia akan memiliki 'dampak besar' pada arah kebijakan luar negeri Indonesia di masa depan,” kata senior fellow di ISEAS, Yusof Ishak Institute di Singapura, Julia Lau.
Artikel Terkait
Berapa Gaji Jadi Pengawas TPS Pilkada 2024, Disertai Syarat dan Jadwal Pendaftaran Terbarunya
Nonton dan Preview Anime One Piece Episode 1120 Sub Indo
Dua Kelompok WNI Bekerja Sebagai PRT di Singapura Berkelahi, Pengadilan Singapura Beri Denda Untuk Pelaku Kegaduhan
Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens Dibebaskan KKB Papua, Akui Senang Bisa Selamat dan Bertemu Keluarga
Diperkuat 7 Pemain Naturalisasi dan Persiapan Laga AFF Women, Timnas Putri Indonesia Jalani TC di Jepang Belanda dan Yordania
Wadirut Bank Mandiri Alexandra Askandar Diduga Berselingkuh Dengan Dirjen Imigrasi, Penyebab Ceraikan Sang Suami Wiyoso Soehartono
Akan Hadiri Forum Internasional Perang Melawan Malaria Sedunia di New York, SBY Temui Jokowi di Istana Kepresidenan
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Review Film Lembayung (2024), Debut Perdana Sutradara dan Eksekusi yang Baik, Akting Pemain Turut Bantu Mengembangkan Jalannya Cerita Untuk Dinikmati
Mahalini Dirumorkan Selingkuh Dengan Keyboardistnya, Penyebar Langsung Dilaporkan Polisi