Sederet Skandal Dimiliki Bank Kalbar: Mulai Uang Nasabah Dibobol, Manajemen Kian Bobrok Hingga Penghargaan Dipertanyakan

- Senin, 12 Agustus 2024 | 12:07 WIB
Potret bangunan Bank Kalbar PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat. (istimewa)
Potret bangunan Bank Kalbar PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat. (istimewa)

KALIMANTAN UPDATE - Belakangan tengah ramai kabar uang nasabah di Bank Kalbar dibobol Rp 17 miliar yang diduga kuat dilakukan oknum bank itu sendiri.

Banyak mengatakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sahamnya bersumber dari APBD Provinsi dan 14 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Barat ini sudah tidak aman dan dipercayai lagi.

Melansir dari laman redaksisatu.id, Adapun Peristiwa pembobolan Rp 17 miliar uang nasabah tersebut selain diduga terindikasi kuat terjadi di Cabang Pembantu (Capem) Bank Kalbar Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak. Juga pembobolan Rp 3,5 Miliar diduga terjadi di Bank BPD Cabang Pemangkat, selain itu juga diduga ada masalah di Bank Kalbar Sambas, Balai Karangan dan juga beberapa Cabang lainnya Terkait Kredit Modal Kerja (KMK) yang macet sehingga berujung di meja Pengadilan Tipikor Pontianak yaitu Bank Kalbar Singkawang dan Sintang.

Baca Juga: Oknum HRD Bank BNI Gunakan Data Pribadi Seorang Pelamar Kerja Untuk Pinjol

Kejadian diatas terungkap Menjelang Undian Simpeda Tingkat Nasional periode I XXXV tahun 2024, dimana dikabarkan puluhan miliar rupiah uang nasabah di beberapa cabang pembantu bank telah dibobol.

Menyikapi persoalan tersebut, Ketua Lembaga Anti Korupsi Indonesia DPP Legatisi Indonesia pun melayang surat permohonan klarifikasi tertanggal 7 Agustus 2024, yang ditujukan kepada Pimpinan Bank Kalbar permohonan klarifikasi tentang adanya dugaan penyelewengan/kebobolan uang nasabah Rp 17 Miliar yang terjadi di Bank Kalbar Karangan.

Selain ditujukan kepada Pimpinan Bank Pembangunan Daerah, surat permohonan klarifikasi tersebut juga ditembuskan kepada Ombudsman RI Kalbar, PJ Gubernur Kalbar, Bupati Sanggau, Kapolda Kalbar, Kejati Kalbar, dan Pimpinan Redaksi media TV maupun media online.

Baca Juga: Bank Mandiri Rayakan HUT ke 25, Semangat Untuk Terus Bergerak Maju dan Raih Kinerja Membanggakan

 

Lebih lanjut dilansir dari kalimantanupdate.com dari laman patroli-indonesia.com, disebutkan seorang pimpinan Bank Kalbar Capem Karangan, Mempawah ini berinisial HL telah membobol Uang Nasabah Bank Kalbar sebanyak Rp.17 Miliar.

Disisi lain, tak hanya memiliki kegelapan intenal bank itu sendiri, terutama masalah kinerja yang kian memburuk. Bank Kalbar Justru banyak raih penghargaan yang saat ini menjadi banyak pertanyaan orang-orang.

Tentunya saja hal tersebut dinilai aneh oleh sejumlah orang pada awalnya, dan untuk menjaga kepercayaan nasabah serta masyarakat kepada Bank Kalbar, dinilai perlu segera disikapi oleh Pemegang saham agar segera menggelar RUPS luar biasa untuk evaluasi kinerja Direksi terutama Dirut Bank Kalbar.

Baca Juga: Banyak Keluhan Layanan Sempat Alami Eror, Pihak BCA Buka Suara

Mengutip kembali dari laman redaksisatu.id, Imbas Pembobolan Uang Nasabah sebesar Rp 17 Miliar, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Kubu Raya meminta agar dilakukan evaluasi manajemen dan pencopotan Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar. 

PMII Kubu Raya juga meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk segera bergerak menangani berbagai kasus dan audit harta kekayaan para oknum Pejabat Bank Kalbar sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat Kalbar dalam pengelolaan Bank Kalbar yang sahamnya bersumber dari APBD Provinsi dan 14 Kabupaten/kota Se-Kalimantan Barat.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X