BMKG Sebut Potensi Gempa Megathrust Bakal Terjadi di Indonesia, Apa Itu?

- Rabu, 14 Agustus 2024 | 20:08 WIB
Megathrust bisa memunculkan gempa bumi dan tsunami yang menjadi ancaman skala besar di Indonesia. (Dok/data Pusat Gempa Nasional)
Megathrust bisa memunculkan gempa bumi dan tsunami yang menjadi ancaman skala besar di Indonesia. (Dok/data Pusat Gempa Nasional)

KALIMANTAN UPDATE - Jepang, lebih tepatnya di Pulau Kyushu dihantui dengan potensi Gempa berkekuatan magnitudo 7,1. Diketahui gempa ini awalnya bersumber dari Megathrust Nankai.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, menyebut gempa Jepang ini dapat memicu tsunami. Pasalnya, Megathrust Nankai adalah zona yang sangat aktif.

"Jika gempa dahsyat di Megathrust Nankai tersebut benar-benar terjadi dan menimbulkan tsunami maka hal ini perlu kita waspadai, karena tsunami besar di Jepang dapat menjalar hingga wilayah Indonesia," katanya dikutip dari Antara Selasa (13/8/2024).

Baca Juga: Usai Kebakaran Besar Terjadi di Manggarai Jaksel, Dilaporkan Tujuh Orang Luka Hingga Banyak Rumah Ikut Terdampak

Menurut Daryono, megathrust Nankai yang disebut jadi zona sumber gempa Jepang kali ini, ternyata mirip dengan dua megathrust yang ada di Indonesia.

"Kekhawatiran ilmuwan Jepang terhadap Megathrust Nankai saat ini sama persis yang dirasakan dan dialami oleh ilmuwan Indonesia, khususnya terhadap 'Seismic Gap'," ujar Daryono dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (13/8/2024).

Para ilmuwan punya kekhawatiran terhadap Megathrust Selat Sunda (M8,7) dan Megathrust Mentawai-Siberut (M8,9). Daryono mengatakan Indonesia tinggal menunggu waktu saja, dikarenakan dua zona tersebut sudah lama tak mengalami gempa.

Baca Juga: Update Gempa Taiwan Hari Ini: Korban Jiwa 9 Orang, Lebih Dari 800 Orang Alami Luka

Dalam kasus gempa bumi, istilah megathrust kerap muncul. Banyak masyarakat yang memahami megathrust sebagai sesuatu yang mempunyai kekuatan sangat besar dan bisa menimbulkan tsunami.

Akan tetapi, pemahaman seperti itu salah. Dijelaskan pada laman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta, megathrust adalah sekadar istilah dalam merujuk sumber/zona gempa.

Saat gempa, lempeng samudra yang menunjam ke bawah lempeng benua akan menciptakan sebuah medan tegangan. Bagian lempeng benua yang ada di atas lempeng samudra akan terdorong naik. Zona tersebutlah yang disebut megathrust.

Baca Juga: Selain Puluhan Rumah dan Bangunan Rusak Akibat Gempa Garut, Sejumlah Warga Alami Luka-luka

Disisi lain, zona-zona Megathrust sudah ada sejak jutaan tahun lalu. Di Indonesia ada beberapa zona megathrust yang berada di subduksi aktif. Ini di antaranya:

- Subduksi Sunda mencakup Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba Subduksi Banda
- Subduksi Lempeng Laut Maluku
- Subduksi Sulawesi
- Subduksi Lempeng Laut Filipina
- Subduksi Utara Papua

Beberapa zona megathrust di Indonesia kini bisa dikenali potensi kekuatannya. Walaupun namanya mengandung kata 'mega' tapi zona ini tak selalu membangkitkan gempa berkekuatan besar. Justru, zona megathrust lebih sering memicu gempa kecil. Adapun megathrust di Indonesia diperkirakan bisa picu gempa dengan kekuatan lebih dari magnitudo 8,7.

Halaman:

Editor: Syaifullah

Sumber: DetikEdu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X