Usai Digempur Iran Dengan Rudal Balistik Hipersonik, Netanyahu Janji Akan Lakukan Serang Balik

- Rabu, 2 Oktober 2024 | 08:56 WIB
Iran meluncurkan serangan rudal secara massif ke Israel pada Selasa malam, 1 Oktober. (Tangkapan layar video i24)
Iran meluncurkan serangan rudal secara massif ke Israel pada Selasa malam, 1 Oktober. (Tangkapan layar video i24)

KALIMANTAN UPDATE - Usai di Israel mendapat serangan dari Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji musuh bebuyutannya, Iran akan membayar mahal atas serangan ratusan rudal yang terjadi pada Selasa (1/10) malam.

"Iran melakukan kesalahan besar malam ini dan mereka akan membayar harganya," ujar Netanyahu di awal pertemuan politik-keamanan Israel di Tel Aviv seperti dikutip Reuters.

 

Pernyataan Netanyahu itu merespons langkah Iran yang menembakkan ratusan rudal hingga memicu sirene peringatan di seluruh penjuru Israel meraung kencang sampai membuat warga mengungsi mencari perlindungan.

Baca Juga: Usai Klaim Telah Habisi Hassan Nasrallah, Israel Umumkan Sudah Bunuh Pimpinan Lainnya Nabil Kaouk

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan tersebut adalah pembalasan atas pembunuhan para pemimpin milisi pro Teheran seperti pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, yang tewas imbas gempuran Israel di Lebanon pada akhir pekan lalu.

Iran juga menuturkan serangan rudal tersebut bentuk pembelaan terhadap Israel yang terus melancarkan agresi ke Jalur Gaza Palestina dan kini mulai meluas ke Lebanon.

Militer Israel mencatat Iran menembakkan lebih dari 180 rudal balistik ke Israel. Sirene berbunyi di seluruh Israel. Ledakan juga terdengar hingga wilayah pendudukan Israel, Yerusalem, Tepi Barat, serta lembah Sungai Yordan.

Baca Juga: Selain Palestina dan Nuklir, Prabowo Ingatkan Ancaman Perang Dunia III

Warga Israel berbondong-bondong masuk ke tempat perlindungan bom, dan para reporter di televisi nasional berbaring di tanah saat siaran langsung.

Sementara itu, IRGC menuturkan pasukannya menggunakan rudal hipersonik Fattah untuk pertama kalinya dalam serangan ke Israel. Iran mengeklaim sebanyak 90% rudal tersebut berhasil mengenai sasaran di Israel.**

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Tanggal 30 September Memperingati Hari Apa Saja?

Minggu, 29 September 2024 | 09:17 WIB

Topan Yagi Sempat Hantam China dan Filipina

Rabu, 11 September 2024 | 19:31 WIB
X