KALIMANTAN UPDATE - Ucapan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri kembali jadi sorotan publik.
Terutama berkaitan dengan dukungan hingga gandeng-menggandeng Anies Baswedan jelang Pilkada Jakarta 2024.
Awalnya, dia bercerita ada banyak orang yang membicarakan siapa yang akan didukung PDI Perjuangan pada Pilkada Jakarta.
Baca Juga: Megawati dan SBY Tak Hadir Upacara Bendera HUT RI di IKN, Jokowi: Kita Harus Hargai Beliau-beliau
Presiden RI ke-5 itu pun mengaku kaget ada sekelompok orang mengenakan baju berwarna merah-hitam yang memasang spanduk untuk mendukung Anies.
"'Kan tadi di depan itu aku kaget toh, ya, ada baju merah hitam, tetapi pasang spanduknya suruh gotong Pak Anies ya? Ya, toh, siapa yang tidak lihat? Aku saja lihat kok," ujar Megawati.
Ia kemudian menanyakan terkait dengan kelompok tersebut kepada Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun.
"Saya tanya si Komar, itu satuan tugas (satgas) apa ya? Kok namanya satgas hitam ya?" tanya Megawati kepada Komarudin.
Komarudin pun menjelaskan bahwa satgas tersebut ingin meminta Megawati mendukung Anies pada Pilkada Jakarta.
Lalu, Megawati menuturkan, "Eh aku bilang enak saja ya, ngapain saya disuruh dukung Pak Anies?"
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Anies dan Ahok Kian Mesra dan Sering Jalin Komunikasi
"Dia benar ini kalau mau sama PDI Perjuangan? Kalau mau PDI Perjuangan, jangan kayak begitu dong, ya. Mau tidak nurut ya?" lanjut ucapnya.
"Iya dong," tambahnya diikuti tepuk tangan kader yang hadir.
Selain itu, Megawati juga mengaku bingung apabila seseorang ingin mendapat dukungan dengan cara yang mudah sebab partainya saat ini sedang dibutuhkan dukungannya untuk maju pada Pilkada Jakarta.
Artikel Terkait
Wanita Diduga di Samarinda Kaltim Cekoki Miras ke Kucing, Polisi Masih Dalami Video
Panjat Pinang Kembali Memakan Korban Jiwa, Pria di Brebes Tewas Usai Terjatuh dan Tertimpa Peserta Lain
Review Film Dosen Ghaib (2024), Horor Lokal Paling Ampas Bulan Agustus Ini
Usai Viral Kasus Memaksa Tahanan Wanita Lakukan Seks Oral, Briptu Sanjaya Dituntut 10 Tahun Penjara dan Bayar Denda Hukuman
Jelang Akhir Masa Jabatan, Jokowi Mendadak Reshuffle Kabinet
Sebelum Tes CPNS 2024, Berikut Ini Berkas Persyaratan Tak Boleh Dilupakan
Sempat Viral Soal Kasus Merugikan Uang Negara, Oknum Pegawai Pajak Kembali Berulah Soal KDRT
Seorang Wanita Dianiaya Pacarnya di Lift Hotel, Korban Dicekik Hingga Ditendang
12 Partai Politik Resmi Usung Ridwan Kamil dan Suswono di Pilgub Jakarta 2024, Turut Hadir Gibran Rakabuming Raka
Tak Hadiri Reshuffle dan Pelantikan Menteri Dampingi Jokowi, Prabowo Kunker ke Australia
Disebut Pemimpin Termuda Sepanjang Sejarah, Mengenal Paetongtarn Shinawatra Jadi Sorotan Usai Gantikan Srettha Thavisin Sebagai PM Baru Thailand
Kesal Terus Jualan Live di Media Sosial, Pria di Tangerang Aniaya Istri
Pilkada 2024 Kian Dekat, MK Ubah Syarat Kini Parpol Bisa Ajukan Calon Kepala Daerah Tanpa Kursi DPRD
Jam Berapa Pendaftaran CPNS 2024 Mulai Dibuka BKN?