Dugaan Berawal Dari Maling Motor, Penyebab Bentrokan Massa Ambon vs Palembang Pecah

- Senin, 7 Oktober 2024 | 18:27 WIB
Sosok RFM, Pria Tewas di Bentrok Ambon vs Palembang, Sempat Diteriaki Maling (ist)
Sosok RFM, Pria Tewas di Bentrok Ambon vs Palembang, Sempat Diteriaki Maling (ist)

KALIMANTAN UPDATE - Heboh terjadinya bentrokan antara kelompok massa ambon dan massa Palembang pada 2 Oktober 2024 lalu.

 

Keributan bermula ketika beberapa orang Ambon menarik motor, setelah itu diteriaki maling. Korban langsung dibacok massa Palembang yang menyerang dengan senjata tajam pada sosok yang diduga maling tersebut.

Korban pembacokan yang tewas merupakan anggota Persaudaraan Timur Raya (PETIR). Korban meninggal dunia dibacok massa Palembang.

Baca Juga: Usai Viral Video Presiden Jokowi Tak Sapa dan Salami Try Sutrisno, Pihak Istana Buka Suara

Pelaku pembacokan yang memicu keributan massa Ambon vs Palembang di Penjaringan, Jakarta Utara, terus dicari polisi.

Terbaru, sebenarnya sudah terkuak pelaku namun yang paling dikhawatirkan adalah terjadinya bentrokan lebih besar sehingga polisi gerak cepat.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam mengungkapkan kronologi kejadian pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Baca Juga: Dugaan Kuat Korban Penganiayaan Ketum Parpol Besar Adalah Nabilla Aprillya, Sempat Jadi Mantan Kekasih Atta Halilintar

Kejadian ini bermula ketika korban AN (34), bersama temannya W, bertemu pria berinisial A di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu siang.

A kemudian meminjam sepeda motor AN namun ternyata ia melarikan diri dengan kendaraan tersebut.

Setelah tahu motornya dibawa kabur, AN pulang ke rumah dan meminta bantuan pamannya, RFM, dan temannya untuk mencari A. Mereka kemudian mendapatkan informasi A berada di Kampung Bunderan, Kamal Muara, yang kemudian mereka datangi.

Baca Juga: Ucapkan Selamat HUT TNI ke-79, GP Ansor dan Banser Ingin Jadi Komcad Untuk NKRI

Di Kampung Bunderan, AN, RFM, bersama tiga rekannya menyisir kampung mencari A hingga akhirnya terjadi bentrokan berdarah tersebut. RFM meninggal di lokasi kejadian.

"Korban ada 4 orang, semuanya laki-laki. Ada yang mengalami luka di kaki, ada juga yang mengalami luka-luka lainnya. Satu orang dinyatakan meninggal dunia," kata Ade Ary Syam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: realita.co

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

HUT PGRI 2024, Berikut Sejarah dan Temanya

Minggu, 24 November 2024 | 19:23 WIB
X