Baru Saja Dilantik, DPR Buka Dengan Bahasan Tunjangan Perumahan dan Pensiunan Seumur Hidup Bagi Anggota

- Senin, 7 Oktober 2024 | 11:40 WIB
Para Anggota DPR RI Periode 2024-2029 (Youtube DPR RI)
Para Anggota DPR RI Periode 2024-2029 (Youtube DPR RI)

KALIMANTAN UPDATE - Baru saja beberapa hari dilantik, Dewan Perwakilan Rakyar (DPR) langsung membahas tunjangan perumahan hingga pensiunan seumur hidup bagi anggota.

Awalnya DPR menginginkan tiap-tiap anggota tidak lagi menggunakan rumah dinas, melainkan tunjangan perumahan setiap bulan yang secara terpisah bagi pasangan suami istri sama-sama anggota DPR.

Menurut Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, keputusan ini diambil karena RJA sudah tidak ekonomis untuk dipertahankan sebagai tempat tinggal mengingat kondisi bangunan yang sudah tua sehingga perlu biaya pemeliharan yang besar. 

“DPR ingin lebih ekonomis dalam pengelolaan keuangan. Sebagian rumah sudah tua dan membutuhkan biaya besar untuk perbaikan,” ujar Indra, Jumat (4/10/2024). seperti dikutip dari kompas.com.

Baca Juga: Meski Sudah Tak Dapat Rumah Dinas, Suami Istri Anggota DPR Akan Dapat Tunjangan Perumahan Masing-Masing

Indra menyebutkan, rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan fraksi-fraksi sudah sepakat untuk mengembalikan kompleks RJA di Kalibata dan Ulujami ke negara melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Sekretariat Negara.

Setelah dikembalikan, Kemenkeu akan mengecek seluruh aset yang ada di rumah tersebut sebelum memutuskan langkah selanjutnya. 

Sementara itu, Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI sedang melakukan kajian untuk menentukan besaran tunjangan perumahan yang ideal. 

“Tim dari Biro Perencanaan sedang melakukan survei harga sewa rumah. Kami ingin nilai yang realistis, tidak terlalu mahal atau terlalu murah,” kata Indra.

Baca Juga: Disebut Bukan Wakil Rakyat, Sejumlah Wajah Baru DPR Periode 2024-2029 Bakal Jadi Wakil Parpol dan Penguasa?

Setjen DPR juga akan bekerja sama dengan pihak penilai (appraisal) untuk memastikan tunjangan yang diberikan sesuai dengan harga pasar.

Indra memastikan, tunjangan perumahan ini akan dimasukkan ke dalam komponen gaji anggota DPR dan akan dievaluasi setiap tahun mengingat fluktuasi harga sewa di Jakarta.

Meskipun begitu, rupanya kebijakan ini tidak sepenuhnya diterima dengan baik oleh semua anggota dewan.

“Beberapa anggota sangat mendukung kebijakan ini, tetapi ada juga yang keberatan karena sudah merasa nyaman tinggal di rumah dinas di Kalibata,” kata Indra.

Baca Juga: Puan Maharani Kembali Terpilih Sebagai Ketua DPR RI 2024-2029

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syaifullah

Sumber: kompas.com, CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X